Jalanan Rusak, Warga Empat Desa Geruduk DPRD – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Jalanan Rusak, Warga Empat Desa Geruduk DPRD

BATANG – Gara-gara jalan rusak sepanjang 5 kilometer, warga dari empat desa di Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menggeruduk Kantor DPRD Batang, Kamis (4/6). Empat desa itu masing-masing dari Desa Timbang, Bulu, Banaran dan Kalangsono Kecamatan Limpung.

Dengan menumpang 11 truk mereka menuntut janji pemerintah agar segera memperbaiki jalan yang hancur akibat sering dilewati dump truk pengangkut galian C.
Massa yang berjumlah sekitar 300 orang itu dipimpin oleh Supari mantan kades Bulu. Menurut mereka, sudah 5 tahun jalan tersebut tak diperbaiki padahal jalan yang menghubungkan Limpung sampai Desa Timbang tersebut sangat vital bagi laju perekonomian dan juga menjadi jalan alternatif jika terjadi kemacetan di jalur Pantura.
Supari yang bertindak sebagai koordinator sekaligus sesepuh menunjukkan bukti-bukti banyaknya angka kecelakaan akibat rusaknya jalan. Rumah penduduk juga kotor terkena debu yang mengepul, sedangkan jika turun hujan jalan tersebut mereka umpamakan seperti sungai berlumpur dan tak lagi bisa dilalui.
Kades Bulu Rujiah dan Kades Kalangsono Nasokha juga ikut berorasi meminta anggota dewan untuk mengabulkan tuntutan mereka. “Kami tidak menuntuk macam-macam tapi perhatikan nasib jalan di desa kami yang hancur,” kata Rujiah dalam orasinya.
Ketua DPRD II Batang Teguh Raharjo ST dan anggota Komisi C Muafi berkenan menemui massa pendemo dan didaulat untuk naik truk menyampaikan pandangan mereka. Teguh mengatakan jalan tersebut sudah dianggarkan sebesar Rp5 miliar dan pelaksanaannya tahun 2016.
Empat orang perwakilan warga kemudian bertemu Teguh dan Muafi di ruangan. Usai bertemu utusan, Teguh naik podium lagi untuk menyampaikan hasil perundingan tadi.
“Pemerintah akan memperbaiki jalan tersebut dengan cara tambal sulam secepatnya supaya bisa dilalui sambil menunggu tahun anggaran 2016 dimana dana Rp5 miliar dicairkan. Kalian semua sabar saja karena kami akan merealisasikan sesegera mungkin,” kata Teguh disambut tepuk tangan massa.
Supari selaku koordinator demo mengaku menerima hasil pertemuan tadi tapi jika janji tidak ditepati mereka akan datang lagi dengan mengerahkan massa dalam jumlah yang lebih besar. Demo yang mendapat kawalan ketat kepolisian ini berakhir pukul 11.30 WIB. (feb)

loading...
Click to comment
To Top