Berikut 9 Rekomendasi Reformasi Birokrasi untuk Presiden – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Berikut 9 Rekomendasi Reformasi Birokrasi untuk Presiden

JAKARTA–Jambore Reformasi Birokrasi yang diikuti ribuan relawan Jokowi resmi berakhir dengan menghasilkan sembilan rekomendasi reformasi birokrasi.

Ketua Tim RTRC-Kemitraan Rizal Malik mengatakan, selama tujuh bulan berjalannya pemerintahan, birokrasi Indonesia seperti kehilangan arah.

“Reformasi berjalan lambat. Tanpa ada panduan dan dukungan dari pemerintah dan pimpinan politik,” kata Rizal Malik dalan acara diskusi ‘Jambore Reformasi Birokrasi, Pesan Daerah dan Masyarakat Sipil Untuk Kelanjuta Reformasi’ di Hotel Millenium Sirih, Jakarta Pusat, hari ini (Jumat, 5/6).

Karena reformasi berjalan lambat maka agenda perampingan organisasi tak kunjung selesai dieksekusi. Bahkan, lanjut dia, beberapa program perampingan kementerian, seleksi jabatan tinggi hingga pembuatan roadmap reformasi birokrasi nasional 2015-2019 menjadi tersendat.

Atas dasar itulah, pihaknya memberi masukan kepada Menteri Pemberdayaan Apatur Negara dan Reformasi Birokasi, Yuddy Chrisnandi.

“Kami akan memberikan sembilan rekomendasi kepada pemerintah,” kata dia.

Sembilan rekomendasi itu, kata dia, pertama, pentingnya kepemimpinan dan komitmen politik reformasi birokrasi oleh Presiden dan Wakil presiden.

Kedua, pengaktifan segera lembaga-lembaga pelaksana reformasi birokrasi dengan mandat yang jelas. Ketiga, mempercepat penyelesaikan peraturan perundang-undangan yang terkait reformasi birokrasi. Keempat, perlunya memberikan perhatian khusus pada perubahan mindset dan culture set aparatur sipil negara.

Selain itu, kelima, pentingnya percepatanya pembangunan e-goverment. Keenam, meningkatkan partisipasi masyarakat sipil dalam mendorong percepatan reformasi birokrasi. Ketujuh, desain reformasi birokrasi harus dibuat lebih luwes di setiap kementerian, lembaga dan daerah. Kedelapan, penguatan mekanisme penanganan pengaduan dan terakhir, penguatan mekanisme monitoring dan evaluasi di setiap kementerian, lembaga untuk perbaikan kinerja.

“Kami akan serahkan sembilan poin komitmen dan keberlanjutan reformasi birokrasi kepada Mensesneg Bapak Pratikno untuk disampaikan kepada Presiden akan bisa segera ditindaklanjuti,” harap dia.[wid/rmol] 

Click to comment
To Top