Dituduh Terima Suap, Mantan Panwascam: Tidak Ada Fakta – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Dituduh Terima Suap, Mantan Panwascam: Tidak Ada Fakta

FAJARONLINE,GOWA — Sejumlah mantan pengawas pemilihan kecamatan (Panwascam) di Gowa saat pemilihan legislatif, 2014 lalu menilai langkah Panwas Gowa yang menuduh mereka telah menerima suap salah alamat. Mereka menilai, Panwas Gowa sama sekali tidak melakukan proses apapun untuk menguji integritas mereka.

“Kita tidak pernah diuji soal integritas kita. Apakah benar kita terima suap? Tidak ada proses yang membenarkan tuduhan itu,” jelas salah mantan Panwascam Parangloe, Rais Patta.

Dia mengatakan, Panwas Gowa terkesan hanya membangun opini perkiraan saja. Menurutnya, sebanyak 14 Panwascam yang dituduh menerima suap itu tidak pernah dilaporkan ke kepolisian ataupun DKPP.

“Padahal, fakta itu baru bisa dikatakan benar kalau sudah ada keputusan inkra,” jelas dia.

Sejumlah Panwascam Gowa pada Pileg 2014 lalu menuntut pemulihan nama baik. Mereka dituduh menerima suap pada Pileg lalu, kemudian dinyatakan gugur pada seleksi Panwascam Gowa, 30 Mei lalu.

“Kami sudah melalui proses seleksi hingga tes wawancara. Tapi kami digugurkan, katanya punya masalah pada masa Pileg lalu,” jelas seorang mantan Panwascam Parangloe, Rais Patta.

Dia mengatakan, pada pemilihan legislatif lalu, tercatat ada 14 Panwascam yang dievaluasi. Mereka dituduh menerima suap dari salah satu Caleg yang ingin dimuluskan langkahnya duduk di parlemen.

“Itu itu tidak terbukti. Kita juga tidak pernah melalui proses di DKPP,” jelas dia.

Dari 14 Panwascam itu, sebanyak enam orang diantaranya mendaftarkan dirinya kembali pada seleksi Panwascam. Hasilnya, mereka digugurkan dalam seleksi wawancara.

“Saya seperti tidak diwawancarai lagi. Saya malah diinterogasi,” kata dia.(eka)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top