Warga Pulau Rewataya Nikmati Air Bersih – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Warga Pulau Rewataya Nikmati Air Bersih

TAKALAR, FAJARONLINE – Krisis air bersih yang bertahun-tahun dirasakan warga Pulau Rewataya, Kecamatan Mappakasunggu, Takalar, akhirnya berakhir. Hadirnya Instalasi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) atau proyek penyaringan air laut menjadi tawar adalah solusinya.

Instalasi SWRO tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum 2014 dengan nilai anggaran sebesar Rp9 miliar. Sejak Kamis, 4 Juni 2015, instalasi tersebut sudah mulai difungsikan dan mengalirkan air bersih ke rumah warga Pulau Rewataya yang jumlahnya mencapai 1.600 jiwa atau 400 kepala keluarga (KK).

Bupati Takalar, Burhanuddin Baharuddin usai meresmikan pengoperasian Instalasi SWRO di Pulau Rewataya mengatakan selama ini masyarakat memang sangat kesulitan air bersih. Untuk mendapatkan air bersih, warga pulau terpaksa harus ke daratan menempuh perjalanan selama dua jam pergi pulang. Nanti musim hujan, warga tak kesulitan lantaran punya stok dari hasil penampungan air hujan,

“Nah, dengan hadirnya proyek instalasi SWRO ini, maka krisis air bersih berakhir. Warga Pulau Rewataya akan terlayani semua. Untuk tahap selanjutnya, akan melayani Sembilan pulau lainnya dengan cara memasang pipa bawah laut dari instalasi yang terdapat di Pulau Rewataya,” terang Burhanuddin sembari menyebut, instalasi itu selanjutnya dikelola PDAM Takalar.

 

Kontraktor pelaksana proyek pemasangan instalasi dari Prakarsa Enviro, Nyoman menjelaskan bahwa instalasi ini menggunakan teknologi tinggi. Sebab, air laut harus diubah menjadi air tawar yang layak konsumsi. Untuk proses penyaringan, kata dia, menggunakan membran.

 

“Tiga kali air disaring sehingga tak secuil pun garam yang masuk ke dalam bak penampungan air. Dalam sejam kita memproduksi sembilan kubik air atau 2,5 liter per detik. Cukup untuk melayani 1.600 warga Pulau Rewataya,” sebut Nyoman. (humas/wik)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top