Tiga Industri di NTT Jadi Fokus Kemenperin – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Daerah

Tiga Industri di NTT Jadi Fokus Kemenperin

KUPANG – Menteri Perindustrian Saleh Husin percepat industrialisasi di Nusa Tenggara Timur yang memiliki potensi pengembangan industri di Indonesia timur. Hal ini sekaligus untuk memperkuat struktur dan penyebaran industri serta mengurangi konsentrasi industri yang selama ini terpaku di Jawa.

Untuk NTT, Saleh Husin menegaskan fokus di tiga jenis industri. Lokasinya pun tersebar di beberapa daerah. Pertama, pengembangan garam untuk kebutuhan industri atau yang lazim disebut garam industri. “Untuk garam industri ada lima daerah yang cocok yaitu Nagekeo, Ende, Kabupaten Kupang, Sumba Timur, dan Rote,” kata Saleh Husin di Kupang, Minggu (6/7).

Lanjut dia, kedua, pengembangan industri gula di tiga daerah yaitu Sumba Barat Daya , Timor Tengah Selatan, dan Rote. Meski saat ini terkendala lahan tapi Saleh Husin bakal mempercepat proses yang tengah berjalan.

“Memang ada masalah tapi kan di mana ada kemauan, di situ ada jalan. Dan syukurlah, Bupati Sumba Barat Daya siap menyediakan lahan,” ujarnya sembari menyebut satu pabrik gula membutuhkan 10.000 hektare tanaman tebu sebagai pemasok bahan baku.

Yang ketiga, kata Saleh adalah industri kecil menengah NTT. Salah satu ialah industri tenun ikat yg merupakan keunggulan provinsi ini. Sejauh ini, Kemenperin telah membantu dengan memberikan bantuan peralatan , pelatihan termasuk teknik pewarnaan alami.

“Tenun ikat di NTT kaya motif karena masing-masing pulau memiliki motif yang berbeda dan dipengaruhi latar belakang budaya dan punya nilai filosofi. Seperti warna dasar gelap menggambarkan kerasnya prinsip kehidupan di NTT dan merah sebagai lambang keberanian berusaha,” ulas Saleh yang lahir di Rote ini.

loading...
Click to comment
To Top