Pengesahan Ranperda Karaoke Ditunda – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Pengesahan Ranperda Karaoke Ditunda

KUDUS, RAJA – Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang mengatur keberadaan kafe karaoke, diskotik dan pub malam di kota kretek batal disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Dewan masih meminta waktu lagi untuk membahas satu ranperda yang selama proses pembahasan oleh panitia khusus ( pansus ) tiga DPRD menjadi pro kontra di masyarakat sebelum diparipurnakan.

Hal itu terungkap dalam rapat paripurna laporan pansus pembahasan 12 ranperda di gedung DPRD Jumat (5/6).

Kendati demikian dewan telah menyetujui  11 rancangan dan telah mengesahkan sebagai keputusan DPRD dan berita acaranya ditandatangani bersama bupati Kudus H Musthofa.

Seperti diketahui 12 ranperda pembahasannya terbagi tiga pansus yakni pansus 1 membahas lima ranperda tentang desa, pansus 2 membahas tiga ranperda tentang retribusi dan izin pendirian bangunan sementara empat ranperda pembahasannya dilakukan pansus 3 termasuk ranperda tentang karaoke yang ditunda pengesahannya.

Penundaan ranperda karaoke ini menurut ketua DPRD Kudus Masan adalah adanya pasal pasal dalam ranperda karaoke yang bertentangan dengan Undang undang Nomor 10 tahun 2009 tentang kepariwisataan.

Karenanya guna penyesuaian ranperda dengan undang undang tersebut pimpinan DPRD merekomendasikan untuk dilakukan penambahan waktu pembahasan. Dan sesuai rapat banmus penambahan waktu dan penjadwalan pembahasan diserahkan pansus.

Diharapkan pembahasan dapat dilakukan secepatnya sehingga dapat disahkan dan mendapat persetujuan bersama kepala daerah.

Atas putusan ini menimbulkan reaksi dari anggota dewan yang interupsi. Nur khabsin dari fraksi PKB ingin pimpinan dewan menjadwal hari itu juga kapan waktu pembahasannya agar dapat segera diperoleh keputusan.Sehingga tidak terkesan di ulur ulur dan tidak ada kesepakatan.

Sementara Bupati Kudus H.Musthofa menanggapi positif atas disahkannya 11 ranperda. Untuk saran kritik dan masukan serta koreksi dari masyarakat akan dijadikan bahan mencari solusi.

“Pihaknya berharap anggota dewan dapat turut serta berperan aktif mensosialisasikan 11 ranperda yang telah disetujui,” imbuhnya. (*)

loading...
Click to comment
Ragam

Pengesahan Ranperda Karaoke Ditunda

KUDUS, RAJA – Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang mengatur keberadaan kafe karaoke, diskotik dan pub malam di kota kretek batal disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Dewan masih meminta waktu lagi untuk membahas satu ranperda yang selama proses pembahasan oleh panitia khusus ( pansus ) tiga DPRD menjadi pro kontra di masyarakat sebelum diparipurnakan.

Hal itu terungkap dalam rapat paripurna laporan pansus pembahasan 12 ranperda di gedung DPRD Jumat (5/6).

Kendati demikian dewan telah menyetujui  11 rancangan dan telah mengesahkan sebagai keputusan DPRD dan berita acaranya ditandatangani bersama bupati Kudus H Musthofa.

Seperti diketahui 12 ranperda pembahasannya terbagi tiga pansus yakni pansus 1 membahas lima ranperda tentang desa, pansus 2 membahas tiga ranperda tentang retribusi dan izin pendirian bangunan sementara empat ranperda pembahasannya dilakukan pansus 3 termasuk ranperda tentang karaoke yang ditunda pengesahannya.

Penundaan ranperda karaoke ini menurut ketua DPRD Kudus Masan adalah adanya pasal pasal dalam ranperda karaoke yang bertentangan dengan Undang undang Nomor 10 tahun 2009 tentang kepariwisataan.

Karenanya guna penyesuaian ranperda dengan undang undang tersebut pimpinan DPRD merekomendasikan untuk dilakukan penambahan waktu pembahasan. Dan sesuai rapat banmus penambahan waktu dan penjadwalan pembahasan diserahkan pansus.

Diharapkan pembahasan dapat dilakukan secepatnya sehingga dapat disahkan dan mendapat persetujuan bersama kepala daerah.

Atas putusan ini menimbulkan reaksi dari anggota dewan yang interupsi. Nur khabsin dari fraksi PKB ingin pimpinan dewan menjadwal hari itu juga kapan waktu pembahasannya agar dapat segera diperoleh keputusan.Sehingga tidak terkesan di ulur ulur dan tidak ada kesepakatan.

Sementara Bupati Kudus H.Musthofa menanggapi positif atas disahkannya 11 ranperda. Untuk saran kritik dan masukan serta koreksi dari masyarakat akan dijadikan bahan mencari solusi.

“Pihaknya berharap anggota dewan dapat turut serta berperan aktif mensosialisasikan 11 ranperda yang telah disetujui,” imbuhnya. (*)

loading...
Click to comment
To Top