PIJAR: Masalah Anastasya dan Taufan Pawe Clear – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

PIJAR: Masalah Anastasya dan Taufan Pawe Clear

FAJARONL‎INE,PAREPARE — Wali Kota Parepare, Taufan Pawe sudah menyatakan permintamaafan terbukanya kepada jurnalis di Parepare utamanya wartawan Pare TV, Anastasya, malam tadi di Rujabnya. Ansyatasya didampingi belasan wartawan Parepare yang tergabung dalam Perhimpunan Jurnalis Ajatappareng (PIJAR) menerima permintamaafan dari Taufan.
Wali Kota Parepare itu menyatakan penyesalannya karena mengusir Anastasya saat meliput kegiatan monitoring dan evaluasi pembangunan di Kota Parepare. M‎enurutnya, situasi (pengusiran) saat itu memang di luar kesadarannya. Pasalnya saat itu dia sangat kesal dan emosi terhada bawahannya karena capaian bawahannya dalam melaksanakan programnya sangat minim.
“Jujur saat itu saya sangat khilaf dan tak tahu kalau dia (Anastasya) adalah wartawan. Saya kira dia itu pegawai Kominfo atau Bappeda yang tengah melakukan dokumentasi kegiatan. Karena saat itu saya tengah nik pitam dan dia juga lalu lalang di tengah acara (untuk ambil gambar) saya pun tegur dia dan mengusirnya,” jelasnya didampingi Kepala Bappeda, Syahrial dan Kabag Humas, Ahmas Asdar.
Taufan melanjutkan, seandainya dia tahu kalau orang yang mengambik gambar itu adalah Wartawan, tentu dia tak akan berani mengusir Anastasya, apalagi membentaknya. “Sungguh saya tidak tahu kalau dia wartawan. Seandainya saya tahu, maka dosalah saya karena melakukan kesalahan besar. Saya benar-benar tak tahu,” sesalnya.
Dia pun mengaku, dalam kegiatan itu memang tertutup dan tak tahu jika ada wartawan yang datang. Pasalnya kegiatan monitoring itu dikhususkan untuk SKPD Parepare dan tak diekspos. Tetapi karena misskomunikais antar penyelenggaran dan Pare TV sehingga ada wartawan yang datang dan terjadilah masalah itu.
“Segala yang terjadi ini murni kelalaian kami. Saya tidak mau membenarkan diri saya, karena memang saya salah. Kesalahan saya karena ketidaktahuan saya bahwa dia adalah wartawan. Semoga permintamaafan saya ini bisa mempererat kembali hubungan saya dan teman-teman (Wartawan),” kata Taufan.
‎Anastasya pun mengakui bahwa apa yang terjadi itu menjadi pelajaran buat dirinya apalagi saat meliput kegiatan internal. “Saya tak tahu kalau seperti ini (acara tertutup). Saya hanya disuruh meliput oleh kantor. Saya pun sudah memafkan Pak Wali Kota. Saya tahu saat itu dia lagi kesal pada bawahannya,” jelasnya.
Anggota PIJAR yang hadir, Hasrul Nawir‎ pun mengakui bahwa permasalahan yang terjadi antara Taufan Pawe dengan Waratwan utamanya Anastasya sudah selesai. Semua kesalahpahaman ini pun sudah clear.
“Pak Taufan sudah minta maaf secara terbuka kepada Anastasya serta Jurnalis lainnya atas sikap arogansinya itu. Kami pun sudah mendengar alasan dia mengusir Anastasya. Kami pun mengerti situasinya saat itu, meski kami juga menyesalinya. Tetapi apa yang terjadi ini menjadi bahan interopeksi diri masing-masing person. Kami harap tak ada lagi masalah seperti ini yang terjadi. Masalah Anastasya dan Taufan Pawe sudah clear,” tegasnya. (syl/wik)
loading...
Click to comment
To Top