Ujang Langsung Kabur Ketika di Rawa Ketemu Granat Nanas – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Ujang Langsung Kabur Ketika di Rawa Ketemu Granat Nanas

BEKASI TIMUR – Seorang pria warga di perumahan Bekasi Jaya Indah (BJI) kaget bukan main. Rencananya mencari ikan di rawa, dibatalkannya karena menemukan granat aktif di lokasi ia menangkap ikan, Minggu (7/6) siang. Ujang, 35, yang menemukan granat tersebut langsung melarikan diri dan memberitahu warga lainnya.

Penemuan granat itu berawal ketika Ujang berencana menangkap ikan di sebuah rawa. Karena airnya penuh, Ujang berniat menguras airnya sebelum menangkap ikan.

Namun saat Ujang mulai menguras air agar mudah menangkap ikan, ia malah menemukan granat tersebut. “Kuatir meledak, makanya langsung pergi darisana kasih tahu ke warga lain,” ujar Ujang, Minggu.

Granat tersebut, kata Ujang berada di tengah kobakan dan bercampur dengan lumpur. Karena takut Ujang sempat mengangkat granat tersebut dengan menggunakan pecahan asbes. “Saya sering menangkap ikan di kobakan ini, tapi belum pernah menemukan seperti itu, baru kali ini saya melihat barang tersebut,” paparnya

Seperti dikutip dari Radar Bekasi (Grup JPNN), bahwa granat itu sudah diamankan Kodim 0507 Bekasi. Selanjutnya granat tangan jenis Nanas kemudian diserahkan kepada Serda Abun dan Serda Supardal Babinsa Kelurahan Durenjaya, dan ditindak lanjuti oleh Danramil 03 / telukpucung Kapten inf Agus.

“Setelah dijinakan, granat dibawa ke gudang amunisi peralatan Kodamjaya. Kondisinya masih dalam kondisi baik dan belum berkarat, dugaan belum lama berada didalam rawa,” ucap Agus.

Disaat bersamaan, Ketua RW 13 Yusrizal mengatakan semenjak perumahan berdiri dari tahun 1987, belum pernah ada kejadian penemuan granat, terlebih kondisi perumahan saat ini sudah ramai penduduknya.

Pihaknya juga mengakui, memang rawa yang dibatasi oleh tembok tersebut, sering dijadikan tempat pembuangan sampah oleh orang-orang yang lewat. “Kadang orang dari mana-mana lewat pake motor langsung membuang sampah apalagi kalau malam hari, gak bisa kepantau, kemungkinan ada orang yang buang kesana,” ujarnya (dat/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top