JK dapat Dukungan Muhammadiah Soal Peraturan Pemutaran Ngaji di Kaset – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

JK dapat Dukungan Muhammadiah Soal Peraturan Pemutaran Ngaji di Kaset

JAKARTA- Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin sepakat dengan pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tentang pengaturan pemutaran kaset mengaji melalui pengeras suara di masjid atau musholla.

“Permintaan pak JK di acara ijtima fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) lalu dia sebagai ketua dewan masjid Indonesia. Jadi pak JK meminta agar ulama juga keluarkan fatwa tentang hukum memutar kaset ngaji sebelum waktu solat. Saya kira permintaan pak JK perlu dipertimbangkan,” kata Din kepada wartawan saat ditemui di kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/6).

Walau begitu, Din mengakui pemutaran kaset mengaji di jauh-jauh waktu sebelum masuknya waktu shalat memang cenderung menganggu, apalagi pemutaran dilakukan satu atau dua jam sebelum subuh.

“Memang belum ada kesimpulan di MUI. Pasti di MUI ada pro dan kontra,” tegas Din.

Sebelumnya JK mengatakan jika pemutaran kaset untuk mengaji dimasjid jauh sebelum waktu shalat kadang menganggu masyarakat. Apalagi dalam satu wilayah ada tiga masjid yang memutarkan kaset mengaji di waktu bersamaan yang membuat suaranya berbenturan. Bahkan JK mengatakan marbot masjid pun sebetulnya banyak yang tidur saat kaset mengaji diputarkan.

“Itu alasan JK masuk akal, layak dibahas di fatwa MUI, hukum Islam fleksibel. Nanti di lihat banyak manfaatnya atau mudharatnya. Tidak ada yang salah memutar kaset ngaji, tapi jangan terlalu jauh dari waktu shalat. Lima menit sebelum shalat boleh. Ditambah lagi yang lebih afdhal yang orang yang ngaji langsung,” demikian Din. [sam]

loading...
Click to comment
To Top