Pemuda Sayung Luncurkan Karya Sovenir Wisata Pesisir Demak – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Pemuda Sayung Luncurkan Karya Sovenir Wisata Pesisir Demak

DEMAK, RAJA – Belasan pemuda yang tergabung Pemuda Kreatif Sayung melakukan seremonial sederhana merealisasikan gagasan kreatifnya di atas jembatan utama Dukuh Morosari-Pandasari Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Selasa (9/6).

Syaiful Hadi selaku korlapnya menuturkan, seremonial tersebut untuk memperingati hari lingkungan hidup sedunia yang jatuh setiap 5 Juni. Disamping itu juga disertai acara peluncuran produk asli karya pemuda Sayung berbentuk kaos pesisir Demak yang nantinya sebagai pionir sovenir wisata pesisir di Kabupaten Demak.
Syaiful menambahkan, untuk sementara ini ada tiga jenis kaos yang bertuliskan Kaos Brayo Pesisir, My Trip My Adventure Hutan Mangrove Morosari Demak dan wisata religi makan Syekh Abdullah Mudzakir Tambaksari. Syaiful berjanji akan mendonasikan hasil dari penjualan kepada wilayah pesisir yang dijadikan tempat wisata di Sayung tersebut.
Untuk kemasannya memang diambil istilah yang ada kaitannya dengan pesisir di Kabupaten Demak, ujar Syaiful, dikarenakan kalau melihat wilayah pesisir Demak khususnya di Kecamatan Sayung ini situasi kondisi alamnya sudah berubah akibat abrasi berkepanjangan. “Dari situlah kami tidak mengambil efek negatifnya, akan tetapi dengan kondisi tersebut efek positifnya yang ditonjolkan pada design kaosnya,” tuturnya.
Seperti halnya kata ‘Brayo’, kalau penduduk pesisir sekitar menyebutnya dan brayo itu sendiri saat ini lebih dikenal dengan Hutan Mangrove. Menurut Syaiful, kondisi di wilayah pesisir khusunya di Sayung, meskipun abrasi terus melanda, tetapi dengan adanya pohon Brayo atau mangrove hingga lingkungan terlihat asri dan itu menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun non domestik.
“Untuk saat ini wilayah pesisir Demak yang berada di Desa Bedono Kecamatan Sayung banyak sekali wisatawan yang berkunjung untuk berwisata di Pantai Mor, Makam Syekh Mudzakir dan ada juga ke lokasi Track Mangrove yang berada di Kawasan Konservasi Hutan Mangrove,” ujarnya kepada Rakyat Jateng.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Demak, M. Ridhwan mengaku mendukung kreativitas pemuda Sayung.
Apalagi dengan perkembangan datangnya wisatawan ke Desa Bedono, sambung Ridhwan, karya yang diluncurkan dari pemuda Sayung tersebut dapat menjadi buah tangan bagi wisatawan yang berkunjung. Selain itu juga secara tidak langsung dapat mempromosikan wisata yang ada di Kabupaten Demak. (fiz)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top