APBN Pemicu Ekonomi Lelet – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

APBN Pemicu Ekonomi Lelet

FAJAR ONLINE,MAKASSAR — Perlambatan ekonomi antara lain disebabkan minimnya belanja dari uang negara. Termasuk di Sulsel.

PENYERAPAN pemerintah provinsi Sulsel terhadap dana yang disalurkan pemerintah pusat (APBN) masih terbilang rendah. Terdiri dari Dana Dekonstruksi (DK), Tugas Pembantu (TP), Kantor Daerah (KD), Kantor Pusat (KP) dan Urusan Bersama (UB). Itu berdasarkan laporan Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI Provinsi Sulsel dalam kajian fiskal regional tahunan Sulsel.
Sebagai gambaran, penyerapan belanja APBN di tingkat provinsi Sulsel hingga 8 Juni 2015 baru berkisar 20,37 persen atau Rp5,5 triliun dari total Rp22,5 triliun. Padahal, pagu belanja pemerintah pusat tingkat provinsi Sulsel mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Mencapai 40,4 persen dari Rp16 triliun tahun sebelumnya.

Kepala Kanwil DJPB Sulsel, Afiker Siringoringgo dalam Seminar Kebijakan fiskal dan Perkembangan Ekonomi Terkini, kemarin, mengatakan, pagu Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana alokasi Khusus (DAK) juga masih minim penyerapan. Padahal, ada juga peningkatan. Pagu anggaran DAU Sulsel meningkat 4,2 persen dari Rp15,1 triliun 2014 lalu menjadi Rp15,8 triliun 2015.
“Penyerapannya mencapai 50 persen atau Rp7,9 triliun,” katanya di Gedung Keuangan Negara Sulsel, Selasa, 9 Juni. (hik/zul)

Untuk selengkapnya, baca Harian Fajar dan Epaper edisi 10 juni 2015

loading...
Click to comment
To Top