Demi Cinta, Mahasiswi Rela Jadi Joki – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Demi Cinta, Mahasiswi Rela Jadi Joki

FAJAR ONLINE, MAKASSAR — Jika sudah cinta, apapun rela dilakukan. Demi cinta pulalah, Astriani (25) rela memenuhi permintaan calon suaminya, Mustari, untuk menjadi joki Musfirah, adik Mustari.

Astriani menjadi joki untuk mengantikan Musfirah pada tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Unhas, Selasa 9 Juni. Celakanya, niat untuk membantu calon adik iparnya itu, ketahuan. Astriani yang tak lain alumnus Unhas tahun 2013 Jurusan Sastra Prancis itu, tertangkap panitia SBMPTN di SMPN 30 Makassar, tepatnya di ruangan 11.

Kepala Humas Unhas, Dahlan Abubakar usai menginterogasi pelaku menjelaskan, Mustari meminta bantuan Astriani, karena Musfirah sakit. Mustari sendiri disebut sempat tercatat sebagai mahasiswa pada Fakultas Pertanian Unhas, namun tak selesai. “Kalau saya lihat, ini tidak ada indikasi kecurangan untuk mencari uang. Ini sepertinya murni kemanusiaan karena yang digantikan calon adik iparnya,” ujar Dahlan, kemarin.

Pengawas Ruangan 11 SMPN 30 Makassar, Siti Nurlayla menuturkan, kronologis joki SBMPTN bermula saat Astriani duduk di meja paling depan dan melakukan absensi. Setelah selesai, pengawas ruangan melakukan pencocokan antara tanda tangan di kartu tanda ujian (KTU) dengan tanda tangan di absensi.

Curiga ada kecurangan, Siti Nurlayla langsung memanggil kepala lokasi SBMPTN, Amil Ahmad Ilham, untuk memeriksa lebih lanjut mengenai kecurigaan tersebut. Amil yang datang di ruangan langsung meminta Astriani untuk memperlihatkan kartu tanda pengenal. Dari KTP tersebut tercantum nama Musfirah, namun terdapat kejanggalan di KTP tersebut, karena foto yang ada merupakan tempelan.

Amil langsung membuka KTP itu, dan mengetahui bahwa KTP itu ternyata palsu. “Kita sudah bertahun tahun mengawal ujian, kalau ada aneh-aneh pasti kita ketahui gerak-geriknya,” kata Amil. (iad-ver-mp/asw)

Untuk selengkapnya, baca Harian Fajar dan Epaper edisi 10 juni 2015

loading...
Click to comment
Makassar

Demi Cinta, Mahasiswi Rela Jadi Joki

FAJAR ONLINE, MAKASSAR — Jika sudah cinta, apapun rela dilakukan. Demi cinta pulalah, Astriani (25) rela memenuhi permintaan calon suaminya, Mustari, untuk menjadi joki Musfirah, adik Mustari.

Astriani menjadi joki untuk mengantikan Musfirah pada tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Unhas, Selasa 9 Juni. Celakanya, niat untuk membantu calon adik iparnya itu, ketahuan. Astriani yang tak lain alumnus Unhas tahun 2013 Jurusan Sastra Prancis itu, tertangkap panitia SBMPTN di SMPN 30 Makassar, tepatnya di ruangan 11.

Kepala Humas Unhas, Dahlan Abubakar usai menginterogasi pelaku menjelaskan, Mustari meminta bantuan Astriani, karena Musfirah sakit. Mustari sendiri disebut sempat tercatat sebagai mahasiswa pada Fakultas Pertanian Unhas, namun tak selesai. “Kalau saya lihat, ini tidak ada indikasi kecurangan untuk mencari uang. Ini sepertinya murni kemanusiaan karena yang digantikan calon adik iparnya,” ujar Dahlan, kemarin.

Pengawas Ruangan 11 SMPN 30 Makassar, Siti Nurlayla menuturkan, kronologis joki SBMPTN bermula saat Astriani duduk di meja paling depan dan melakukan absensi. Setelah selesai, pengawas ruangan melakukan pencocokan antara tanda tangan di kartu tanda ujian (KTU) dengan tanda tangan di absensi.

Curiga ada kecurangan, Siti Nurlayla langsung memanggil kepala lokasi SBMPTN, Amil Ahmad Ilham, untuk memeriksa lebih lanjut mengenai kecurigaan tersebut. Amil yang datang di ruangan langsung meminta Astriani untuk memperlihatkan kartu tanda pengenal. Dari KTP tersebut tercantum nama Musfirah, namun terdapat kejanggalan di KTP tersebut, karena foto yang ada merupakan tempelan.

Amil langsung membuka KTP itu, dan mengetahui bahwa KTP itu ternyata palsu. “Kita sudah bertahun tahun mengawal ujian, kalau ada aneh-aneh pasti kita ketahui gerak-geriknya,” kata Amil. (iad-ver-mp/asw)

Untuk selengkapnya, baca Harian Fajar dan Epaper edisi 10 juni 2015

loading...
Click to comment
To Top