Dewan Kesenian Jawa Tengah Dukung Usulan RUU Bahasa dan Kesenian Daerah – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Dewan Kesenian Jawa Tengah Dukung Usulan RUU Bahasa dan Kesenian Daerah

SEMARANG – Dewan Kesenian Jawa Tengah (DKJT) mendukung Dewan Perwakilan Daerah RI yang mengusulkan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Bahasa dan Kesenian Daerah. RUU Perlindungan Bahasa dan Kesenian Daerah usulan DPD RI itu sesungguhnya telah masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2015. Tetapi, ternyata karena naskah akademiknya belum ada, kemungkinan RUU ini masuk di Prolegnas tahun berikutnya.

Ketua Bidang Kerja Sama DKJT Gunoto Saparie mengatakan, RUU Perlindungan Bahasa dan Kesenian Daerah dapat menjadi landasan hukum dan pedoman bagi pemerintah untuk melakukan upaya pembinaan dan pengembangan bahasa dan kesenian daerah. Hal ini didasari adanya kesadaran akan besarnya potensi dan keunikan kebudayaan (termasuk bahasa dan kesenian) yang dimiliki oleh masing-masing daerah, serta keprihatinan atas kelestarian bahasa dan kesenian daerah yang mulai terkikis oleh pengaruh globalisasi.
“Di samping itu, ada kecenderungan penurunan penggunaan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan pergaulan dan keluarga yang semakin jarang dijumpai. Sementara kesenian daerah mulai ditinggalkan generasi muda kita,” ujarnya kepada Rakyat Jateng Rabu (10/6).
Menurut Gunoto, sebagai negara yang tingkat keragaman bahasa dan keseniannya cukup banyak, Indonesia memiliki kekayaan bahasa dan kesenian daerah yang tersebar di seluruh Nusantara. Keragaman bahasa dan kesenian daerah ini merupakan suatu realitas tak terelakkan, yang tidak dapat dipungkiri, dan merupakan kenyataan dari sistem sosial masyarakat Indonesia.
Pemerintah, lanjut penyair ini, harus memfasilitasi tumbuh dan berkembangnya bahasa dan kesenian daerah serta kehidupan berkesenian yang dimiliki kelompok-kelompok masyarakat etnis dan sub-etnis sesuai dengan tradisi yang telah mereka anut selama ini. Berbagai bentuk apresisasi bahasa dan kehidupan berkesenian di berbagai daerah di Indonesia erat hubungannya dengan sistem sosial yang dianut masyarakat. (yon)

loading...
Click to comment
To Top