Ketua DPD Golkar Demak Ditahan di Rutan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Ketua DPD Golkar Demak Ditahan di Rutan

DEMAK,RAJA – Budi Ahmadi (BA) Ketua DPD Golkar Demak saat ini mendekam di Rutan Demak usai Polres Demak melimpahkan tersangka berikut barang bukti ke Kejaksaan, Selasa (9/6)

Penahanan  BA yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Demak aktif tersebut ditahan terlebih dahulu di rutan Demak untuk menunggu hasil lanjut pemeriksaan berkas dari Kejari.

Nur Asiah Kajati Demak menuturkan  berdasarkan hasil pemeriksaan BPKP, tersangka tercatat telah merugikan negara sebesar Rp 224 juta dalam kasus ini, masih Aisah, dalam kasus korupsi Banpol ini tersangka akan dikenai pasal berlapis yakni pasal 2,3,8 dan 9 UU pidana korupsi dengan ancaman hukuman minimal 1 sampai 4 tahun. Tersangka, sambung dia, diduga telah menyalahgunakan anggaran Banpol tidak sesuai tupoksi dengan modus pemalsuan dokumen.

“Tersangka kami titipkan di Rutan Demak. Ini sebagai antisipasi kemungkinan melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan mempengaruhi saksi, ” terang Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Demak, Nur Asiah.

Asiah menambahkan bahwa memang tersangka sudah mengembalikan uang sebesar Rp 160 juta untuk dimasukkan kepada kas daerah. Dan hal tersebut  tidak mempengaruhi proses hukum yang berlangsung meski terhitung bisa meringankan sanksi bagi tersangka.

“Berkas pemeriksaan sudah komplit. Sehingga sesegera mungkin yakni maksimal 15 hari, tersangka akan kami serahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang, ” Imbuhnya

Sementara dari pantauan Harian Rakyat Jateng tampak di beberapa titik lokasi di area  kantor Kejari Demak tampak puluhan anggota Banser berjumlah 25 orang itu berjaga -jaga

Abdul kharis (42), Asisten Banser Kabupaten Demak, menjelaskan, dalam kedatangan anggota Banser tersebut dalam rangka  mengawal sekaligus memberi support kepada Budi Achmadi.

Banser menilai, sambung Abdul,  jika dalam kasus ini ada muatan politis, mereka berharap agar kasus yang tengah menjerat Budi Achmadi segera dihentikan.

“Kami dukung pak Budi Achmadi dan kami akan mengawal terus permasalahan ini, karena pak Budi Achmadi selaku kader Ansor dapat agar dibebaskan. Kami Banser sangat mendukung adanya pembersihan korupsi. Tapi jangan ada muatan politis seperti ini. Apalagi uang ratusan juta sudah dikembalikan ke kas daerah. Kasus ini ada upaya pelengseran, ” tegas Abdul. (Fiz)

loading...
Click to comment
To Top