Nur Alam Dukung Verifikasi Ijazah Palsu – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Nur Alam Dukung Verifikasi Ijazah Palsu

KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Nur Alam mendukung penuh berkas seluruh pegawai negeri sipil (PNS) untuk diverifikasi ulang menyangkut maraknya berita tentang ijazah palsu yang digunakan pada saat mengikuti seleksi.

Dikatakan, dalam hal ini dirinya ikut memantau pemberitaan tentang ijazah palsu. Namun, hingga saat ini, belum ada temuan tentang pejabat atau PNS yang menggunakan ijazah palsu.

“Saya kira perlu kita dukung (verifikasi ulang berkas seluruh PNS di Sultra) untuk lebih menunjukan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan kita,” tegas Nur Alam.

Nur Alam mengaku, sangat disayangkan bila ada PNS yang menggunakan ijazah palsu pada saat mendaftar. Bila ditemukan, lanjut dia, akan ada sanksi tegas berdasarkan mekanisme perundang-undangan.

Ditambahkan, bagi yang benar-benar sekolah dengan baik pasti akan kecewa dengan beberapa orang yang tidak sekolah namun mendapatkan ijazah. Padahal, orang yang sekolah harus berdarah-darah untuk mendapatkan selembar ijazah.

“Memang, tidak pantas juga kalau seseorang langsung mendapatkan ijazah tapi tidak sekolah. Masa kita setengah mati, orang lain cepat dapat ijazah,” ujarnya.

Bila ada temuan di lapangan mengenai adanya penggunaan ijazah palsu, Nur Alam meminta segera dilaporkan dan dibuktikan. “Mudah-mudahan kita tidak ada. Kalau ada, silahkan laporkan supaya dapat diketahui secara jelas,” harapnya.

Selain PNS, lanjut Nur Alam, dewan dan seluruh masyarakat yang sudah mengantongi ijazah perlu diidentifikasi ulang proses pendapatan ijazahnya. Sebab, alas dia, seluruh warga negara sama di mata hukum dan diperlakukan secara adil dan sama.

“Siapa pun di negeri ini tidak boleh diberikan keistimewaan termasuk dewan. Termasuk juga wartawan,” tutupnya.

Sebelumnya, Maraknya isu peredaran ijazah palsu di Sulawesi Tenggara (Sultra) ikut memantik sikap dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra. Wakil rakyat mendesak, agar seluruh badan kepegawaian daerah (BKD) untuk memverifikasi ulang ijazah para pegawai negeri sipil (PNS).

Anggota Komisi IV DPRD Sultra Sudarmanto mengatakan, agar tidak menjadi polemik di masyarakat, sudah sepantasnya BKD provinsi maupun kabupaten atau kota untuk mengecek kembali kebenaran ijazah yang digunakan PNS. Sebab, kuat dugaan bisa saja “ijazah plastik” ini digunakan pada saat mengikuti seleksi. “Ada beberapa oknum mendapatkan ijazah tidak sesuai dengan kaidah akademik. Harusnya, BKD segera lakukan verifikasi berkas,” desaknya, Minggu (8/6). (BKK)

loading...
Click to comment
To Top