PDIP Pekalongan Siapkan Serangan Balik – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

PDIP Pekalongan Siapkan Serangan Balik

PEKALONGAN, RAJA – Insiden penurunan bendera berlogo Kota Pekalongan terus berbuntut. Melihat kadernya dilaporkan ke polisi oleh Walikota Pekalongan, pihak DPC PDIP Kota Pekalongan pun langsung pasang badan. Mereka akan mati-matian membela kadernya dan siap melakukan perlawanan.

Ditemui di kantor sekretariat DPC PDIP di Jalan Jawa Kota Pekalongan, Ketua DPC PDIP Kota Pekalongan Titik Restuningsih didampingi Sekretaris HM Kariebkin Syarief, Selasa (9/6) kemarin, menyatakan bahwa yang dilakukan Wakil Ketua DPRD Ismet Innonu menyambut kedatangan para demonstran dari Forum Rakyat Pekalongan Bersatu (FPRB) Jumat lalu merupakan tugas dari partai.

Pasalnya, Ismet adalah petugas partai yang memang harus tunduk dengan ketentuan-ketentuan partai. “Sehingga, bila kehadiran Ismet saat demo dan ikut menurunkan lambang Kota Pekalongan dipermasalahkan secara hukum, kami siap melakukan pembelaan. Kami tidak takut dan bahkan siap menghadapinya,” ungkap dia saat menemui rombongan FRPB dan GMBI.

Menurutnya, sikap walikota yang bersikeras menjadikan insiden tersebut (penurunan logo, red) sebagai sebuah kasus adalah bentuk arogansi. “Karenanya akan kita lawan. Bahkan kami siap melakukan serangan balik. Yakni akan mengungkap beberapa dugaan kasus yang ada di Pemkot Pekalongan,” tutur dia.

Sementara itu Ketua FPDIP Edy Supriyanto menegaskan bahwa pihaknya tidak gentar menghadapi ancaman ini. Bahkan, FPDIP semakin keras dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. “Kami akan tuntaskan aspirasi ini, semoga apa yang menjadi cita-cita masyarakat terwujud,” katanya.

Di tempat yang sama, Ketua FRPB Eko Supriyono menantang walikota dalam persoalan logo dan marger kelurahan. “Akan kami buktikan. Kami yakin bahwa perjuangan ini didukung mayoritas rakyat Kota Pekalongan,” tegas dia.

Hal senada diungkapkan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Wilayah Teroterial Jawa Tengah Distrik Kota Pekalongan Jones Simbolon. “Kami akan tetap mendukung siapapun yang didzolimi penguasa,” tegasnya.

Di tempat terpisah, Anggota DPRD Kota Pekalongan Nur Hadi yang disebut-sebut juga bakal dilaporkan ke pihak kepolisian menyatakan siap untuk menghadapi kasus yang dituduhkan. Pasalnya, keberadaan dia dalam menerima para demonstran merupakan sebuah kewajiban dan itu jauh lebih mulia. “Sehingga bila kami dilaporkan, kami siap menghadapinya dengan kepala tegak,” tuturnya. (fie)

loading...
Click to comment
To Top