Dahlan Iskan Tunjuk Yusril Jadi Kuasa Hukum – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Dahlan Iskan Tunjuk Yusril Jadi Kuasa Hukum

FAJARONLINE, JAKARTA – Mantan Dirut PT PLN, Dahlan Iskan menunjuk Yusril Ihza Mahendra menjadi pengacara untuk mendampinginya dalam menjalani proses kasus dugaan korupsi pembangunan 21 gardu induk (GI) PLN di Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.

“Benar siang ini, Kamis 11 Juni Pak Dahlan Iskan telah menunjuk  Ihza&Ihza Law Firm untuk mendampingi nya dalam pemeriksaan sebagai tersangka,” kata Yusril melalui pesan singkat, Kamis 11 Juni.

Yusril mengatakan, Dahlan menandatangani surat kuasa siang hari ini. Dia menjelaskan, kliennya itu meminta penundaan pemeriksaan menjadi Rabu 17 Juni 2015, pekan depan. “Baru siang ini surat kuasanya ditandatangani. Pak Dahlan telah mengirim surat ke Kejati pagi ini mohon penundaan pemeriksaan. Sebagai penasihat hukum, saya  telah membaca surat panggilan tersebut,” terangnya.

Yusri mengaku telah membaca surat panggilan jaksa Kejati DKI. Namun di situ tidak disebutkan pasal dan undang-undang yang disangkakan telah dilanggar  Dahlan Iskan. Padahal menurut Yusril, ini penting baik bagi kliennya dalam  melakukan persiapan menjawab pertanyaan selama proses pemeriksaan. “Karena itu kami  minta Kajatik menyerahkan Surat Perintah Penyidikan ke Pak Dahlan. Karena dalam surat pemeriksaan itu dinyatakan perbuatan apa yang dilakukan tersangka dan pasal  apa yang dijadikan dasar hukum,” urainya.

Menurut Yusril, dengan mendalami surat tersebut, pihaknya akan dapat menilai nantinya apakah penetapan tersangka terhadap Dahlan Iskan mempunyai alasan hukum atau tidak, misalnya apakah dua alat bukti permulaan sdh terpenuhi atau belum. “Semua ini perlu kami dalami, sehingga beralasan hukum bagi Pak Dahlan dan penasehat hukumnya untuk mohon penundaan pemeriksaan ke minggu depan. Dalam menangani pemeriksaan Pak Dahlan ini kami akan bekerja profesional, menjunjung tinggi hukum dan kode etik dan berharap pemeriksaan ini berjalan objektif serta bebas dari faktor-faktor politis yang mungkin ada. (rmol)

loading...
Click to comment
To Top