Diperingati Menpan, Ahok Cuek, Rekrutmen Pejabatan di DKI Tetap Jalan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Diperingati Menpan, Ahok Cuek, Rekrutmen Pejabatan di DKI Tetap Jalan

JAKARTA- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah menyurati Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait pelantikan pejabat eselon II.

Imbauan yang disampaikan pemerintah pusat adalah agar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak lagi sembarangan mengangkat pejabat eselon II secara sembarangan. DKI juga diimbau untuk menggaet panitia seleksi yang berasal dari kalangan akademisi.

Basuki sendiri mengklaim saat ini pihaknya tengah melakukan seleksi terhadap 30 PNS DKI melalui sistem lelang jabatan. Namun ternyata, Basuki kecewa karena nilai ujian peserta lelang jabatan tersebut jelek.

“Nilai testnya jelek-jelek semua,” ujar Basuki di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (11/6).

Ahok, sapaan akrab Basuki ini pun mengabaikan nilai jelek tersebut. Ia mengklaim tatap muka langsung dengan peserta lelang jabatan lebih efektif. Bahkan, ia sesumbar dapat mengetahui karakter seseorang saat bertemu.

“Saya mau ketemu saja dan lihat rekam jejaknya,” kata Ahok.

Sebagaimana diketahui, ada sembilan panitia seleksi yang dipilih oleh Pemprov DKI sebagai juri dalam lelang jabatan kali ini. Empat orang di antaranya dari Pemprov DKI, yakni Sekda DKI Jakarta, Badan Kepegawaian Daerah DKI, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Inspektorat DKI Jakarta.

Sementara, lima orang lainnya diambil dari kalangan akademisi. Mereka adalah Imam B. Prasodjo (ahli sosiologi), Azhari Samudra (ahli administrasi publik), Nirwono Yoga (pengamat perkotaan), Suryono Herlambang (pengamat eprkotaan) dan Sarlito Wirawan (psikolog). Sekda DKI Saefullah mengklaim panitia seleksi yang ia susun sudah sesuai dengan arah yang diminta oleh pemerintah pusat.

Tahapan seleksi dimulai dari pendaftaran yang dibuka secara online mulai hari ini (Jumat, 8/5). Dilanjutkan lima tahapan seleksi, yakni administrasi, kompetensi dan tes integritas penelusuran rekam jejak, tes kepemimpinan dan independensi, tes kesehatan dan terakhir wawancara dengan gubernur dan wakil gubernur. Pengumuman hasil seleksi ini akan keluar pada tanggal 15 Juni 2015.[dem/rmol]

Click to comment
To Top