DPD Konut Dukung Asrun Pimpin PAN Sultra – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

DPD Konut Dukung Asrun Pimpin PAN Sultra

KENDARI – Dukungan DPD PAN di Sultra mulai mengalir ke Asrun. DPD PAN Konawe Utara (Konut) dengan tegas menyatakan dukungannya terhadap Wali Kota Kendari untuk menakhodai DPW PAN Sultra periode berikutnya. Sementara, DPD PAN lainnya masih terlihat malu-malu mengungkapkan kemana arah dukungan itu diberikan.

Ketua DPD PAN Konut, Raup mengatakan, pemimpin PAN Sultra harus kader yang memiliki komitmen secara politik dan bersinergi membawa ke arah lebih baik. Nama Asrun dan Umar Samiun mulai mencuat untuk maju menjadi kontestan calon Ketua DPW PAN Sultra. Keduanya diakui sebagai kader terbaik PAN. Namun, pilihan Raup lebih condong kepada Asrun untuk memimpin PAN Sultra ke depan.

“Faktor geografis juga menjadi kajian kami. Umar Samiun adalah kader, Asrun juga kader. Nah, untuk melihat DPW dari sudut ibu kota, keduanya memiliki peluang. Tapi kalau hemat saya, komunikasi politik yang terbangun lebih cenderung kepada Asrun, karena dia berada di ibu kota. Kemudian melihat posisi wali kota sudah dua periode, apalagi ada keinginan menuju Sultra 1, itu lebih nyambung,” ungkap Raup, kemarin.

Mantan Ketua DPRD Konut itu menambahkan, DPD PAN Konut akan mendukung sepenuhnya Asrun untuk mengantarnya menujukan kursi Ketua PAN Sultra. Alasan mendukung Asrun, kata Raup, berdasar pada beberapa pertimbangan. “Yang pertama seorang ketua DPW PAN berada pada radius ibu kota provinsi. Tapi kalau dilihat dari posisi Sultra 1, saya lebih cenderung ke Asrun untuk menjadi Ketua DPW PAN Sultra. Apalagi Asrun lebih banyak membangun komunikasi ke beberapa DPD,” katanya.

Menyikapi hal tersebut, Asrun sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan Ketua DPD PAN Konut. Asrun mengakui telah membangun komunikasi politik dengan pengurus DPC dan pengurus DPD di Sultra. Namun, ia enggan membeberkan daerah mana saja yang telah memberikan dukungannya untuk memuluskan impiannya memimpin PAN Sultra. “Masih rahasia. Ini strategi politik. Tidak perlu saya sebutkan. Yang jelas, saya sudah membangun komunikasi dengan teman-teman di daerah lain mulai dari DPC sampai pada DPDnya,” ungkap Ketua DPD PAN Kota Kendari itu.

[NEXT-FAJAR]

Musyawarah wilayah Partai Amanat Nasioal dijadwalkan akan digelar 13 Juni mendatang. Hanya saja menyambut hajatan itu, pengurus partai berlambang matahari terbit itu hingga kini belum tampak ada kesibukan untuk menyiapkan pertemuan akbar tersebut.  Kuat dugaan jika pengurus DPW memang sengaja mengundur jadwal tersebut untuk menghindari perpecahan setelah lahirnya sosok pemimpin baru pengganti Nur Alam. Mengingat dalam waktu dekat PAN akan mengikuti dua pesta demokrasi yakni pemilihan kepala daerah 2015 dan 2017 mendatang.

Ketua DPD PAN Kota Kendari, Ir. Asrun tak menampik jika ada pertimbangan seperti itu. “Yah mungkin saja, itu kan wewenangnya DPW. Kami ikut aturan saja, karena yang saya ungkapkan, kemarin, soal jadwal Muswil tanggal 13-14 Juni itu yang dari pusat, dan sepertinya memang diundur karena sampai sekarang belum dibuka pendaftaran formatur,” jelasnya.

Menanggapi ketakutan beberapa pihak akan menurunnya elektabilitas partai setelah berakhirnya periode Nur Alam, Asrun menilai hal itu janganlah menjadi momok. Sebab semua kader memiliki tanggung jawab dan kewajiban untuk membesarkan partai. “Makanya aturannya itu yang jadi ketentuan ketua itu harus dari kader, tapi itu kita kembalikan lagi ke pusat,” ungkapnya.

Asrun mengakui sosok Nur Alam memang menjadi aktor utama kesuksesan PAN di Sultra. Meski begitu menurutnya, torehan prestasi Sultra-1 itu harusnya menjadi cambuk bagi calon penerus PAN Sultra-1 yang terpilih nanti. “Saya sangat akui, kepemimpinan pak gub (Gubernur Sultra, red) di PAN ini sangat luar biasa capaiannya. Bisa kita lihat sendiri bagaimana PAN menang di beberapa daerah. Tapi hal itu sebenarnya menjadi motivasi untuk saya kalau diberikan kepercayaan,” ujarnya.

Asrun mengungkapkan, sistem pemilihan ketua kali ini cukup jauh berbeda dengan sebelumnya. “Kalau sekarang hanya mengambil 4 orang calon formatur kemudian dimusyawarakan. Kalau misalnya yang mendaftar lebih dari 4 mungkin saja pakai pemilihan di DPD untuk menemukan 4 calon, tapi saya kira akan langsung musyawarah,” jelasnya.

[NEXT-FAJAR]

Tiga DPD Masih Malu-Malu

Baru PAN Konut yang terang-terangan menyatakan dukungannya. Beberapa DPD lainnya masih malu-malu mengungkapkan, kemana dukungan akan mereka berikan. Seperti DPD PAN Konsel, Konawe, dan Mubar. Sementara Ketua DPD PAN Wakatobi, Arhawi menyatakan keinginannya untuk ikut berkompetisi menjadi kandidat ketua DPW PAN Sultra.

Ketua DPD PAN Konsel, Djainal ST mengungkapkan, pihaknya belum menentukan calon untuk Muswil DPW PAN Sultra. “Kalau soal itu, masih rahasia politik. Karena namanya politik bisa saja berubah-ubah. Hari ini kita dukung si A besok si B,” ungkapnya.

Begitu pula DPD PAN Konawe yang belum menentukan sikap. Sekretaris DPD PAN Konawe, Gusli Topan Sabara masih enggan berkomentar tentang pelaksanaan Muswil DPD PAN Sultra. “Kami masih menunggu arahan dari pak Nur Alam,” ujarnya.

Sementara, pengurus PAN Muna Barat masih menginginkan agar Nur Alam kembali
menduduki jabatan Ketua PAN Sultra. “Kita di Mubar masih menginginkan Nur Alam sebagai Ketua PAN Sutra,” kata Ir Rachmawati Badala, Ketua PAN Mubar.

Menurut mantan anggota DPRD Sultra itu, sosok Nur Alam masih menjadi figur pemersatu di PAN Sutra. “Kalau DPP mengizinkan, kami masih akan mendorong Nur Alam untuk memimpin PAN Sultra kedepan,” tegasnya. Ia kembali mengusulkan Nur Alam, bukan berarti menampik reputasi dan kapasitas figur-figur yang lain. “Saudara-saudara saya yang lain, memiliki kapasitas dan reputasi yang baik untuk memimpin PAN Sultra. Namun bila DPP masih memberikan izin kepada Nur Alam, dia masih menjadi figur pemersatu saat ini,” terangnya.

Berbeda dengan Ketua DPD PAN Wakatobi, Arhawi yang menyatakan kesiapannya maju dalam bursa pemilihan Ketua DPW PAN Sultra. Namun, sebelum impiannya terealisasi, Arhawi masih menunggu petunjuk dari Nur Alam sebagai Ketua DPW PAN Sultra. “Nur Alam masih menjadi imam di PAN Sultra. Pasti perlu restunya. Sekuat apapun semangat dari setiap kader tanpa adanya restu dari Ketua DPW Sultra maka tidak akan mungkin berlawanan. Saya pun sampai sekarang masih menunggu restu dari Ketua DPW PAN Sulra, Nur Alam. Intinya semua kader siaplah,” ujarnya. (p1/kam/def/min/ely/awn/KP/a)

loading...
Click to comment
To Top