Ini Komentar Ahok soal Rekrutmen Pejabat Esalon II di DKI – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Ini Komentar Ahok soal Rekrutmen Pejabat Esalon II di DKI

JAKARTA-Sejumlah calon pejabat eselon II Pemprov DKI Jakarta sudah merampungkan tahap wawancara mereka.

Dengan dirampungkan tahap interview, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ingin perombakan pejabat eselon II dilakukan pada pertengahan Juni 2015 ini. Namun, ia curiga rencana tersebut akan digagalkan.

“Kalau saya suudzon, saya mengatakan bahwa mereka itu sengaja mainin mundurin. Jadi masih ada kelompok orang-orang yang masih membela temen-temennya. Ada sekelompok orang yang melihat reformasi yang kita lakukan ini menguntungkan yang rajin, yang jujur. Yang nggak rajin kan akan terus berusaha agar yang bagus ini berhenti,” ujar Ahok kepada wartawan di Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (11/6).

Ahok membeberkan, setidaknya ada 30 pegawai negeri sipil (PNS) yang mendapat nilai tes. Karena itu ia akan mengubah sistem penilaiannya.

“Makanya sekarang saya nggak mau nilai jelek deh, nggak penting nilai. Kan semua sarjana, nggak mungkin bodoh,” cetusnya.

Ia juga bilang akan segera menemui para calon pejabat eselon II. Ia ingin mengetahui rekam jejak para PNS tersebut.

Sebagaimana diketahui, DKI membuka pendaftaran lelang jabatan untuk mengisi lowongan pejabat eselon II sejak 8 Mei 2015 lalu. Peserta dari PNS DKI dipersilakan mendaftar melalui situs resmi Pemprov DKI di jakgov.jakarta.go.id.

Ada sembilan panitia seleksi yang dipilih oleh Pemprov DKI sebagai juri dalam lelang jabatan kali ini. Empat orang di antaranya dari Pemprov DKI, yakni Sekda DKI Jakarta, Badan Kepegawaian Daerah DKI, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Inspektorat DKI Jakarta.

Sementara, lima orang lainnya diambil dari kalangan akademisi. Mereka adalah Imam B. Prasodjo (ahli sosiologi), Azhari Samudra (ahli administrasi publik), Nirwono Yoga (pengamat perkotaan), Suryono Herlambang (pengamat eprkotaan) dan Sarlito Wirawan (psikolog).

Tahapan seleksi dimulai dari pendaftaran yang dibuka secara online mulai hari ini (Jumat, 8/5). Dilanjutkan lima tahapan seleksi, yakni administrasi, kompetensi dan tes integritas penelusuran rekam jejak, tes kepemimpinan dan independensi, tes kesehatan dan terakhir wawancara dengan gubernur dan wakil gubernur. Pengumuman hasil seleksi ini akan keluar pada tanggal 15 Juni 2015.[wid/rmol] 

loading...
Click to comment
To Top