Pasarwajo Tumbuh Pesat! – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Pasarwajo Tumbuh Pesat!

PASARWAJO – Usia Pasarwajo menjadi Ibu Kota Kabupaten Buton telah memasuki 12 tahun. Terhitung sejak 10 Juni 2013, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarno Putri meneken perpindahan Ibu Kota Kabupaten Buton dari Baubau ke Pasarwajo dalam bentuk peraturan pemerintah (PP) nomor 29 tahun 2013.

Mengenang lahirnya Pasarwajo sebagai ibu kota, upacara peringatan, kemarin (10/6) digelar khidmat di lapangan Banabungi Pasarwajo. Menariknya, selain para kepala desa, camat dan seluruh SKPD Buton, seremoni itu dihadiri lima kepala daerah. Mereka adalah Wali Kota Baubau As Thamrin dan Wakilnya Wa Ode Maasra Manarfa, Pj Bupati Buteng Abdul Mansur Amila bersama sejumlah SKPD dan anggota DPRD Buteng, Pj Bupati Busel La Ode Mustari, Pj Bupati Muna Barat LM Rajiun Tumada dan Pj Bupati Konawe Kepulauan, Muh Nur Sinapoy.

Dalam momentum tersebut, Bupati Buton Samsu Umar Abdul Samiun didampingi Wakilnya, La Bakry memaparkan keberhasilanya selama menakhodai Buton. Pasarwajo sejak menjadi daerah otonom, Umar mengaku telah banyak perubahan positif terkait kemajuan pembangunan di berbagai sektor.

Sarana pendidikan, kesehatan, pembinaan agama, infrastruktur, sarana prasarana pemerintahan, perdagangan, pengembangan objek wisata, kebudayaan, termasuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Capaian itu bisa diraih atas kerja keras dan kesabaran semua yang pihak serta kebersamaan. Pembangunan yang dilakukan pemerintah, kata dia, tanpa dukungan masyarakat proses pembangunan tidak berjalan baik dan mulus.

“Sesungguhnya, 2015 ini kami ingin mencurahkan perhatian sepenuhnya pada pembangunan kota Pasarwajo sebagai pusat pemerintahan. Kami telah memprogramkan pembangunan infrastruktur kota, taman-taman dan ruang publik, pembenahan utilitas perkotaan, penataan pusat-pusat pertumbuhan dan sarana rekreasi. Namun, semua itu tidak dapat dilaksanakan, karena akhir 2014 lalu terbentuk dua DOB, Buteng dan Busel yang tentu telah menyedot APBD kita sebesar Rp 400 miliar untuk penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan,” kata Umar Samiun.

Kendati demikian, mantan Ketua DPRD Buton itu mengaku tetap optimis dan punya keyakinan besar jika 2016 nanti seiring dengan membaiknya kapasitas fiskal sebagai sumber pembiayaan, maka semua program yang telah dicanangkan 2015, akan kembali diprogramkan. Namun, tentu pada tiga tahun kepemimpinannya, diakui telah banyak memberikan perhatian pada pembangunan infrastruktur jalan, irigasi, dermaga, tenaga listrik dan  pemberikan fasilitas dalam pembangunan telekomunikasi.

Ketua DPD PAN Buton itu berharap penetapan Buton sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dimana aspal Buton digunakan secara nasional, dipastikan APBN akan mengalir ke daerah demi untuk kemajuan Buton mendatang.

“Ini semua bisa penyelesaikan persoalan-persoalan kemiskinan, pengangguran, pemerataan pembangunan dan aspek kesejahteraan lainnya. Olehnya itu, melalui HUT ini saya mengajak semua (masyarakat Buton) turut serta berpartisipasi mengisi pembangunan bersama pemerintah daerah. bahu membahu menyelesaikan segala persoalan yang dihadapi kedepan,”  harap koordinator percepatan Pemekaran Provinsi Kepulauan Buton itu.

Diakhir sambutannya, Umar tidak lupa memberikan apresiasi dan penghargaan terhadap jasa-jasa para Bupati Buton sebelumnya. Pasca upacara, Bupati Buton mengajak lima kepala daerah untuk meninjau proses pembangunan gedung pemerintahan di Bukit Takawa. Puncak peringatan hari jadi Pasarwajo berakhir, tadi malam dengan acara hiburan menghadirkan personil Band Wali. (bas/KP/b)

loading...
Click to comment
To Top