Pemalsu Keterangan Warisan Terancam Ditahan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Pemalsu Keterangan Warisan Terancam Ditahan

FAJARONLINE, SIDRAP — Tersangka kasus dugaan penggunaan surat keterangan pemberian harta warisan palsu, Mansur terancam ditahan. Jaksa peneliti menyatakan, berkas penyidikan perkara itu telah lengkap alias P21.

Kepala Seksi Pidana Umum (Pidum), Kejari Sidrap, Edy Tanto Putra, mengatakan, tahapan selanjutnya adalah tahap 2 atau pelimpahan tersangka dan barang bukti dari penyidik ke kejaksaan. “Kita tunggu saja tahap duanya, yang jelas kami sudah nyatakan berkas penyidikan perkara tersebut sudah lengkap, sekarang sisa menunggu pelimpahan tersangka dan barang buktinya,” ujar Edy, Kamis, 11 Juni.

Dalam kasus itu, Mansur ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggunaan surat keterangan pemberian harta warisan palsu oleh pelapor bernama Risman. Kemenangan Mansur atas sengketa harta warisan, berupa areal persawahan seluas 7.600 M2 yang terletak di Kelurahan Wala, Kecamatan Maritengngae, Sidrap, di Pengadilan Negeri (PN) Sidrap, beberapa waktu lalu itu, disoal oleh Risman. “Adapun subtansi yang dipersoalkan oleh Risman yakni keabsahan surat keterangan pemberian harta warisan yang digunakan oleh Mansur memenangkan perkara itu, ada dugaan surat warisan itu bukan asli,” katanya.

Sebelumnya, Kapolsek Maritengngae, AKP Mustain, mengatakan, pihaknya memastikan tanda tangan mantan kepala desa (Kades) Mattunru tunrue, Kecamatan Cempa, Pinrang itu dikategorikan non identik alias palsu. Bahkan Mustain mengaku telah menguji surat warisan itu ke laboratorium forensik (Labfor) Polda Sulselbar, beberapa waktu lalu. Hasilnya, tandatangan yang tertera dalam surat warisan itu tidak sesuai aslinya. (eby)

loading...
Click to comment
To Top