DBL Belum Konfirmasi, Mahaka Klaim Independen, – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Bola

DBL Belum Konfirmasi, Mahaka Klaim Independen,

FAJARONLINE — PT DBL Indonesia ikut disebut sebagai calon operator kompetisi sepak bola Indonesia. Bersama promotor Footballicius dan Mahaka Sports, DBL diklaim pertama kali oleh Ketua Pokja Komunikasi Tim Transisi, Zuhairi Misrawi.

Wacananya, Mahaka akan diserahi Piala Presiden, sementara DBL bakal mengelola Piala Kemerdekaan dan Footballicius menjalankan Piala Panglima TNI. Namun klaim itu dibantah oleh pihak DBL.

Senior Manager Even DBL Indonesia, Donny Rahardian menyebut justru belum melakukan pembicaraan apapun mengenai hal itu. “Kita malah tahu dari media, tetapi saat ini belum ada pembahasan tentang itu (menjadi operator kompetisi sepakbola, red),” jelas Donny kepada FAJAR, Kamis 11 Juni.

DBL juga belum sekalipun diajak bicara oleh tim transisi. Menurutnya, DBL saat ini masih fokus menjadi operator liga basket pelajar dan mahasiswa. “Kami berterima kasih jika diberitakan demikian, tetapi belum ada pembahasan dengan pihak manapun,” urainya.

Wacana DBL sebagai operator kompetisi menguat karena promotor event dari Jawapos (Grup FAJAR) itu memutuskan tidak melanjutkan kontraknya dengan Perbasi. Seperti diketahui, DBL adalah operator yang telah lima tahun menggulirkan NBL, kompetisi basket profesional di Indonesia.

Sebelumnya, tim transisi menyatakan sudah mendapatkan tiga operator untuk menggulirkan tiga turnamen –Piala Presiden, Piala Kemerdekaan, dan Piala Panglima TNI– yang direncanakan. Ketiga operator yang dimaksud adalah Mahaka Sports, Footballicious, dan PT DBL Indonesia.

Sebaliknya Mahaka Sports mengakui telah mengundang klub-klub Indonesia, termasuk PSM untuk berkompetisi. Tetapi Mahaka menolak disebut bekerja sama dengan tim transisi. “Kami tidak mau terlibat dari konflik yang ada sekarang. Kami murni agar sepakbola tetap ada,” terang CEO Mahaka Hasani Abdul Gani.

Pada bagian lain, sebagaimana undangan yang telah diterima PSM, tim divisi utama Yahukimo FC juga telah mendapat undangan dari Mahaka. Pelatih Yahukimo, Rivai Arsyad mengaku menerima sendiri undangan tersebut. “Ada undangannya, saya dengar pengelolanya dulu yang kelola liga basket,” ujarnya.

Ditanya soal respon Yahukimo soal undangan itu, Rivai mengaku belum berniat ikut serta. “Saya ditawari Rp100 juta, hanya dengan mendaftar saja, tetapi saya menolak. Lebih baik fokus dulu menjalani turnamen amatir,” jelas Rivai. (ris)

loading...
Click to comment
To Top