Dosen UGM Ini Divonis 3 Bulan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Dosen UGM Ini Divonis 3 Bulan

JAKARTA-Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Sleman memvonis 3 bulan penjara dan 6 bulan percobaan kepada terdakwa Sari Sita Laksmi (42).

Terdakwa merupakan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada (UGM). Vonis dijatuhkan setelah majelis hakim meyakini terdakwa menggelapan uang pembelian condotel sebesar Rp 500 juta.

“Terdakwa dihukum percobaan selama 6 bulan dan tidak dilakukan penahanan. Dengan catatan, terdakwa tidak melakukan tindak pidana. Apabila ketentuan tersebut dilanggar, maka terdakwa akan ditahan selama tiga bulan,” kata Hakim Marliyus, di PN Sleman, Kamis (11/6).

Majelis hakim menilai terdakwa terbukti melanggar Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) kerena telah melakukan penipuan kepada korban Vera Damayanti Albeto Siregar. Atas putusan tersebut, penasihat hukum terdakwa meminta waktu untuk pikir-pikir.

Kabid Humas UGM Wijayanti, mengungkapkan, selama proses tersebut terjadi, terdakwa tetap aktif mengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada. Karena belum ada putusan yang sah dari pengadilan.

Sementara itu, Asisten Pidana umum Kejati DIY Tri Subardiman, megungkapkan, selama proses persidangan pihak kejaksaan tidak penahanan terdakwa. Sehingga terdakwa masih tetap bisa melakukan aktivitas profesionalnya.

Kasus tersebut terungkap setelah korban Vera melaporkan Sari kepada Polda DIY dengan tuduhan menggelapkan uang milik korban yang akan digunakan untuk uang muka pembelian condotel.

Pada 8 Mei 2013, korban menyerahkan uang tersebut kepada terdakwa. Sehari setelah menerima uang, Sari meminta Vera untuk menyiapkan kuitansi senilai uang yang akan dibayarkan itu.Rencananya, usai menerima kuitansi tersebut, uang akan dibayarkan kepada Mataram City lewat transfer ATM.

Beberapa hari usai pertemuan tersebut, Sari kembali meminta kembali kwitansi serupa lengkap dengan tanda tangannya kepada Vera dengan alasan kuitansi yang lama telah rusak.

Namun setelah korban menyerahkan kwitansi pembayaran, Sari justru tak kunjung mentransfer uang muka yang sudah dibayarkan tersebut. (rmol)

loading...
Click to comment
To Top