Tradisi Nguras Sendang Gede Warga Pudakpayung Jelang Ramadhan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Tradisi Nguras Sendang Gede Warga Pudakpayung Jelang Ramadhan

SEMARANG – Ada tradisi unik dilakukan warga Desa Pucung Kelurahan Pudakpayung, Kota Semarang, setiap menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Jumat (12/6) tadi, mereka menguras Sendang Gede Pudakpayung, yaitu sumber mata air yang ada di wilayah mereka.

Menurut warga setempat, tradisi ini sudah ada sejak dulu secara turun temurun sebelum memasuki bulan Ramadhan. Selain itu, ujar warga, kegiatan ini juga untuk melestarikan tradisi sebagai cikal bakal daerah Pudakpayung.
Sementara Camat Banyumanik Kukuh Sudarmanto mengatakan tradisi menguras Sendang Gede Pudakpayung ini merupakan tradisi menjelang Ramadhan sekaligus untuk menjaga keguyuban antar warga supaya terjaga.
“Untuk melestarikan tradisi sekaligus untuk sarana berkumpul antarwarga supaya bersatu seperti yang terlihat saat makan bersama,” pungkasnya.
Sejak pagi tadi, warga yang rata-rata laki-laki berkumpul dan menguras bersama-sama sampai air sendang habis. Setelah air habis terkuras, para ibu-ibu menyiapkan hidangan yang dibawa dari rumah masing-masing untuk dimakan bersama-sama di Sendang Gede.
Nasi bersama lauk-pauknya dicampur dengan alas daun pisang untuk selanjutnya dimakan bersama-sama. Lauk-pauk yang disediakan bermacam-macam. (*)

Click to comment
To Top