KPU Kota Semarang Mulai Buka Pendaftaran Jalur Perseorangan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Pilkada

KPU Kota Semarang Mulai Buka Pendaftaran Jalur Perseorangan

SEMARANG, RAJA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, sejak hari Kamis 11 Juni kemarin, mulai membuka pendaftaran bagi bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Semarang, yang akan maju melalui jalur perseorangan atau jalur independen.

Ketua KPU Kota Semarang, Henry Wahyono menjelaskan, masa pendaftaran akan dibuka selama lima hari, yakni hingga Senin 15 Juni mendatang. “Sudah ada sejumlah orang yang mendatangi posko tempat pendaftaran, namun belum langsung mendaftar. Hanya mencari informasi dan menanyakan persyaratan terkait pendaftaran melalui utusannya,” katanya, Jumat (12/6).

Henry mengatakan, bakal calon yang ingin maju melalui jalur perseorangan harus mengumpulkan syarat yang dilengkapi dengan dukungan dari sebanyak 105.464 pemilih, dari total 1,6 juta warga masyarakat Semarang yang memiliki hak pilih. “Jadi bukti dukungan dalam bentuk surat dukungan harus disertai fotokopi KTP elektronik atau kartu keluarga atau paspor identitas warga tersebut,” ujar dia.

Sementara itu, Ketua KPU Jawa Tengah Joko Purnomo mengungkapkan, bahwa persiapan pilkada yang akan digelar serentak pada 9 Desember mendatang terus dimatangkan. Di Jateng pilkada serentak akan diikuti oleh 21 Kabupaten/Kota “Persiapan pilkada serentak terus dimatangkan, bahkan untuk persiapan anggaran yang sempat menjadi persoalan sudah dapat dicairkan. Kami menyiapkan anggaran sebesar Rp419 miliar,” terangnya seusai mengikuti launching tahapan Pilwakot Semarang 2015 di Balaikota.

Selain menyelesaikan anggaran, kata dia, KPU Kabupaten/Kota di Jateng saat ini sedang membuka pendaftaran dari jalur perseorangan atau independen.

Lanjut dia, bagi daerah yang berpenduduk 250 ribu jiwa, maka jumlah dukungan minimal 10 persen. Sementara daerah yang berpenduduk 250 ribu hingga 500 ribu jiwa, jumlah dukungan minimal 8,5 persen. Sedangkan daerah yang berpenduduk 500 ribu hingga satu juta jiwa, jumlah dukungan minimal 7 persen. “Untuk daerah yang jumlah penduduknya mencapai satu juta ke atas seperti kota semarang, jumlah dukungan minimal 6,5 persen,” pungkasnya. (Art)

loading...
Click to comment
To Top