Ada Upaya Merekayasa ADD di Jeneponto – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Ada Upaya Merekayasa ADD di Jeneponto

FAJARONLINE, JENEPONTO – Proses pencairan alokasi dana desa (ADD) di Kabupaten Jeneponto dinilai banyak tidak prosedural. Bahkan  pada terjadinya mark-up anggaran dengan melibatkan oknum kepala desa. Indikasi pelanggaran tersebut disampaikan Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahaan Kecamatan Bangkala, Kasmin, Minggu 14 Juni.

Rencananya, dana tersebut  dicairkan pada Juni  ini dalam memenuhi kebutuhan pembangunan desa, baik fisik maupun nonfisik. Penggunaan dana titu juga harus selaras dengan rencana pembanguan yang telah dirancang pemerintahan daerah bersangkutan. Rencananya setiap desa menerima dana sebesar Rp750 juta yang meliputi pemerintah pusat dan ADD  provinsi dan kabupaten/kota.

Kenyataannya rencana pembangunan yang telah dirancang pemerintah kabupaten melalui rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) tidak sesuai RPJM desa buatan kepala desa. “RPJM desa kepala desa, bukan hasil musyawarah masyarakat, tapi keinginan kepala desa bersangkutan,” ujanya.

Demikian pula pembuatan rancangan anggaran pembangunan dan belanja desa (RAPBD) terindikasi fiktif dan mark-up anggaran. “RAPB Desa bukan kepala desa yang membuat, tapi dibuatkan aktivis LSM dengan iming-iming menjadi pendamping desa dalam pencairan ADD dan anggaran desa lainnya,” ungkap Kasmin. (lom)

loading...
Click to comment
To Top