Pemecah Belah Pemuda Harus Dapat Efek Jera – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Pemecah Belah Pemuda Harus Dapat Efek Jera

JAKARTA – Ketua Umum DPP KNPI, Muhammad Rifai Darus (MRD), menegaskan mereka yang menggagas Kongres Luar Biasa (KLB) KNPI adalah kelompok pemecah belah pemuda. Karena itu, mereka harus mendapat efek jera agar tidak mengulang perbuatannya.

“Kita sudah memberi respons kelembagaan. Intinya, kami tidak ingin pemuda Indonesia kembali terpecah belah seperti sebelum-sebelumnya. Makanya harus ada efek jera,” tegas MRD, kepada Fajar Online, Minggu (14/6).

KNPI sudah menempuh jalur hukum. Dengan melaporkan mereka yang menggelar KLB kepada kepolisian. “KLB sudah diproses secara hukum. Kapolri sudah berjanji menyelesaikan itu secara tuntas. Kapolri juga kami harapkan bisa memberi efek jera. Sehingga tidak lagi ada kelompok yang memecah belah pemuda. Kami ingin kepemudaan di zaman sekarang ini berjalan dengan baik dan elok,” lanjut MRD.

Sementara itu, Sekjen DPP KNPI, Sirajuddin Abdul Wahab menambahkan, efek KLB tidak mempengaruhi pelaksanaan Rakernas I DPP KNPI yang baru saja berakhir di Media Sheraton Hotel, Jakarta, yang berakhir, Sabtu (13/6). “Soal KLB bagi kami tidak ada pengaruh sama sekali,” tegas Sirajuddin.

Rakernas I, menurut Sirajuddin, menjadi isyarat organisasi dimana OKP berhimpun hingga saat ini masih satu. KNPI dibawah kepemimpinan Muhammad Rifai Darus, hasil Kongres KNPI Papua. (hrm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Nasional

Pemecah Belah Pemuda Harus Dapat Efek Jera

JAKARTA – Ketua Umum DPP KNPI, Muhammad Rifai Darus (MRD), menegaskan mereka yang menggagas Kongres Luar Biasa (KLB) KNPI adalah kelompok pemecah belah pemuda. Karena itu, mereka harus mendapat efek jera agar tidak mengulang perbuatannya.

“Kita sudah memberi respons kelembagaan. Intinya, kami tidak ingin pemuda Indonesia kembali terpecah belah seperti sebelum-sebelumnya. Makanya harus ada efek jera,” tegas MRD, kepada Fajar Online, Minggu (14/6).

KNPI sudah menempuh jalur hukum. Dengan melaporkan mereka yang menggelar KLB kepada kepolisian. “KLB sudah diproses secara hukum. Kapolri sudah berjanji menyelesaikan itu secara tuntas. Kapolri juga kami harapkan bisa memberi efek jera. Sehingga tidak lagi ada kelompok yang memecah belah pemuda. Kami ingin kepemudaan di zaman sekarang ini berjalan dengan baik dan elok,” lanjut MRD.

Sementara itu, Sekjen DPP KNPI, Sirajuddin Abdul Wahab menambahkan, efek KLB tidak mempengaruhi pelaksanaan Rakernas I DPP KNPI yang baru saja berakhir di Media Sheraton Hotel, Jakarta, yang berakhir, Sabtu (13/6). “Soal KLB bagi kami tidak ada pengaruh sama sekali,” tegas Sirajuddin.

Rakernas I, menurut Sirajuddin, menjadi isyarat organisasi dimana OKP berhimpun hingga saat ini masih satu. KNPI dibawah kepemimpinan Muhammad Rifai Darus, hasil Kongres KNPI Papua. (hrm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top