Bupati Widya Resmikan Rusunawa Kendal – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Bupati Widya Resmikan Rusunawa Kendal

KENDAL – Bupati Kendal dr. Widya Kandi Susanti MM mengatakan bahwa rumah susun sewa (rusunawa) merupakan solusi bagi masyarakat kurang mampu, khususnya bagi mereka yang tadinya bermukim di sepanjang sempadan sungai dan tidak layak huni. “Semoga rusunawa menjadi solusi terbaik dan bisa memberikan rasa nyaman, aman, sehat dan layak huni” kata Widya saat meresmikan rusunawa yang ditandai dengan pengguntingan pita, Senin (15/6).

Acara dihadiri perwakilan Direktorat Pengembangan Permukiman Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, perwakilan dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Propinsi Jawa Tengah, Forkopimda, para Pimpinan SKPD di Lingkungan Pemkab Kendal dan para penghuni rusunawa.
Widya minta kepada para penghuni agar mau bersama-sama memelihara kebersihan dan kesehatan lingkungan rusunawa. Ditambahkan bahwa rusunawa merupakan bantuan dari Kemenpupera kepada pemerintah daerah agar dapat memberikan fasilitas yang makin baik bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Dia juga katakan bahwa dirinya berharap Kemenpupera dapat menambah lagi bantuan Rusunawa untuk Kendal sehingga warga yang menghuni bantaran sungai bisa dialihkan semuanya.
Sementara itu Noor Fauzi Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan dibangunnya Rusunawa adalah sebagai upaya menata dan meningkatkan kualitas pemukiman kumuh di Kalireyeng, menyediakan tempat hunian layak huni, sehat, khususnya yang berpenghasilan rendah dan mengurangi lahan untuk hunian.
Rusunawa, masih menurut Noor Fauzi, dibangun diatas lahan seluas 800 meter persegi yang menghabiskan anggaran senilai 2,9 milyar rupiah, dan terdiri dari dua blok. Masing-masing blok terdiri dari lima lantai yang berisi 192 unit hunian dengan luasan 24 meter persegi per unit. Masing-masing unit hunian memiliki fasilitas kamar tidur, dapur, kamar mandi, listrik, air ledeng, dan tempat jemuran.
“Setiap blok ada ruang pengelola, tempat ibadah, tempat parkir, ruang panel listrik, gedung serba guna dan sebagainya. Saat ini yang dihuni baru blok B sedangkan Blok A belum di huni. Kini sudah ada yang mendaftar sebanyak 14 orang. Untuk Blok B sudah dipesan semuanya yaitu 98 unit, yang sudah dihuni baru 74 unit, sisanya masih belum dihuni karena kapan mereka mau menghuni masih mencari hari baik misalnya pada saat hari raya nanti,” papar Noor Fauzi. (kdl)

loading...
Click to comment
To Top