Jangan Peralat HIPMI untuk Kepentingan Pribadi! – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Jangan Peralat HIPMI untuk Kepentingan Pribadi!

MAKASSAR – Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Selatan (Sulsel) dikecam oleh Ketua Dewan Kehormatan HIPMI Sulsel, Andry Arief Bulu. Pasalnya, aksi demonstrasi yang digelar dinilai telah mencoreng nama baik organisasi HIPMI.

Ketua HIPMI Sulsel, Amirullah Abbas dinilai telah memanfaatkan organisasi HIPMI untuk urusan pribadinya yang berkaitan dengan utang piutang dibeberapa bank. Massa HIPMI yang diturunkan untuk menggelar aksi berasal dari tunas-tunas muda pengusaha di HIPMI Perguruan Tinggi (HIPMI PT).

“Saya selaku Ketua Dewan Kehormatan HIPMI Sulsel mengecam keras aksi demonstrasi yang mengatasnamakan HIPMI apalagi dilakukan oleh tunas-tunas muda pengusaha di Perguruan Tinggi,” tegas Andry Arief Bulu kepada Fajar Online, Senin (15/6).

Lebih lanjut, terlebih lagi aksi yang dilakukan tersebut memanfaatkan organisasi HIPMI untuk ikut campur tangan dalam proses utang piutang pribadi. “Saya kira ini tidak pantas dilakukan dan juga bisa mencoreng nama baik organisasi HIPMI,” tambahnya.

Andry pun sangat menyayangkan perilaku dari Ketua HIPMI Sulsel, Amirullah Abbas. Dikatakan, tidak ada masalah jika memang mau melakukan aksi demonstrasi untuk persoalan tersebut, tapi alangkah baiknya jika tidak menggunakan nama HIPMI.

“Kalau mau demo silakan, tapi tidak boleh menggunakan nama HIPMI, baik HIPMI PT maupun HIPMI Sulsel. Saya mengecam keras,” tegasnya lagi.

Sebagai orang yang memiliki tanggung jawab dalam organisasi HIPMI, Andry mewanti-wanti kepada Amirullah Abbas untuk menghentikan aksi-aksi dengan membawa nama HIPMI untuk urusan pribadi. Jika masih tetap dilakukan, dirinya akan bertindak tegas dengan memberikan sanksi.

“Jangan memperalat HIPMI PT untuk campur tangan masalah utang-piutang pribadi. Kan mereka punya saluran-saluran khusus untuk negosiasi secara pribadi, tidak perlu menggunakan organisasi yang tidak ada hubungannya dengan utang-piutang,” tutupnya. (hrm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top