Miras Berkadar Alkohol di Atas 5 % Dilarang Beredar di Grobogan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Miras Berkadar Alkohol di Atas 5 % Dilarang Beredar di Grobogan

GROBOGAN – Maraknya peredaran minuman keras (miras) dari berbagai macam merek baik yang pabrikan maupun oplosan kian memprihatinkan. Hampir pengkonsumsi miras di kabupaten Grobogan Jawa Tengah dari hari ke hari makin meningkat.

Hal ini terlihat dari ribuan botol miras yang berhasil diamankan dalam operasi pekat (penyakit masyarakat) yang dilancarkan oleh tim gabungan dari Polres Grobogan dan Satpol PP Grobogan.
Hampir di seluruh sudut kota kecamatan dan kabupaten didapati warung menjajakan miras. Tidak hanya di tempat hiburan malam seperti kafe dan karaoke, tetapi juga warung angkringan. Hal ini dikarenakan di daerah itu terdapat home industri miras yang berpusat di Dusun Plumpungan, Desa Banjardowo, Kecamatan Kradenan. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Bupati Grobogan H Icek Baskoro, SH saat pemusnahan miras di depan pendapa kabupaten pagi tadi Selasa (16/6).
“Namun jumlah produsen miras di Plumpungan sudah mulai berkurang, walaupun di Plumpungan sudah lama dikenal sebagai dusun pemproduksi arak dari bahan tape ketan. Setiap orang yang lewat di dusun tersebut, bau menyengat miras sudah terasa dari radius beberapa meter. Miras Plumpungan tidak hanya beredar di Grobogan tetapi juga ke beberapa daerah. Selain itu jumlah warga yang memproduksi arak di dusun tersebut sekarang ini sudah mulai berkurang setelah aparat sering melakukan razia miras,” lanjut Icek.
Diakuinya, dampak dari miras sangat berbahaya. Bahkan beberapa hari lalu ada tiga warga meninggal karena menenggak miras oplosan yang dijual di warung angkringan di Kelurahan Kuripan. Untuk menanggulangi dan beredarnya miras dibutuhkan partisipasi dan peran aktif seluruh lapisan masyarakat.
Icek mengatakan bahwa Pemkab Grobogan sendiri, telah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 15 Tahun 2014 tentang ketertiban umum, yang didalamnya mencakup lokasi dan prosedur perizinan penjualan miras. Yaitu untuk golongan A (kadar alkohol 0-5 %) hanya diperbolehkan dijual di supermarket dan tempat hiburan yang telah mempunyai izin berupa Surat Keterangan Penjualan Minuman Beralkohol Golongan A (SKPL-A). Sedangkan miras berkadar alkohol di atas 5 % dilarang dijualbelikan di wilayah Kabupaten Grobogan.
Sementara itu Kapolres Grobogan AKBP Indra Darmawan Iriyanto melalui Wakapolres Grobogan Kompol Didik Priyo Sambodo, menambahkan, miras yang dimusnahkan ada 4.669 botol dan 240 liter arak. Miras sebanyak itu hasil razia penyakit masyarakat (pekat) yang dilakukan tim gabungan Satpol PP, Polres dan Kodim 0717 Purwodadi selama beberapa pekan terakhir. (Awg)

loading...
Click to comment
To Top