Tentara-Polisi Baku Pukul di Jeneponto, Dua Kritis – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Tentara-Polisi Baku Pukul di Jeneponto, Dua Kritis

FAJARONLINE, JENEPONTO – Dua anggota polisi harus menjalani perawatan intensif rumah sakit setelah terlibat dengan tentara di pos lantas , Dusun Karamaka, Desa Banrimanurung, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, Senin malam 15 Juni. Informasinya menyebutkan keributan itu berawal ketika oknum Praka Hasbullah (anggota TNI Yonif 726 Tamalatea) pulang menghadiri pernikahan rekannya, Pratu Yahya di Desa Togo-togo, Kecamatan Tarowang. Namun tiba-tiba motor yang dikendarai Hasbullah bersenggolan dengan mobil yang dikemudikan anggota Brimob Pabaengbaeng.

Hasbullah sempat bersitegang dengan anggota Brimob yang berujung pada pemukulan. Hasbullah kena pukulan double stick. Hasbullah yang ditinggalkan pergi kesakitan, menghubungi rekannya di Yonif 726 Tamalatea melalui telepon. Sekitar 40 menit kemudian, anggota Yonif 726 Tamalatea mendatangi Hasbullah kemudian mencari pelaku pemukulan. Tapi pelaku sudah meninggalkan tempat. Anggota Yonif meneruskan pencarian ke pos lalu lintas di Karamaka.

Tersulut emosi, anggota TNI kemudian memukul dua anggota polisi yang sedang piket. Pelda Sudirman yang merupakan anggota TNI Kodim 1425 Jeneponto bermaksud menghentikan perkelahian itu, namun juga ikut terpukul. Akibat kejadian tersebut, bibir Brigadir Santono robek kena hantaman benda tumpul dan kepalanya bengkak. Sementara temannya, Brigadir Usman menderita luka telinga robek dan kepala bengkak. Dagu dan pelipis kanan Pelda Sudirman bengkak. Kini Santono dan Usman menjalani perawatan di RSUD Lanto Daeng Pasewang Jeneponto. Sedangkan Pelda Sudirman dirawat di Puskesmas Bangkala. (int)

loading...
Click to comment
To Top