PT Sido Muncul Dukung Desa Wisata Buah di Ungaran – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

PT Sido Muncul Dukung Desa Wisata Buah di Ungaran

UNGARAN – Kabupaten Semarang didukung perkembangannya sebagai lokasi wisata buah. Hal itu dikatakan oleh Direktur Utama PT Sido Muncul Irwan Hidayat saat mengunjungi dua desa di Ungaran, yaitu Desa Diwak dan Desa Bergas Kidul.

Menurutnya, kedua desa tersebut memiliki potensi wisata buah, terutama buah durian di Desa Diwak dan buah alpukat yang dikembangkan di Desa Bergas Kidul. Sebagi bentuk dukungan, PT Sido Muncul tidak lupa untuk memberikan pelatihan penanaman bibit unggul buah-buahan.
“Kami bantu pelatihan warga desa untuk mengembangkan potensi daerahnya menjadi desa wisata buah,” kata Irwan Hidayat di Ungaran, Kabupaten Semarang.
Pihaknya juga telah melakukan Pelatihan/Bimbingan Teknis Usaha Agrobisnis Hortikultura untuk 100 orang perwakilan dari kedua desa tersebut.
Pelatihan itu hasil kerja sama PT Sido Muncul dengan Direktorat Pengembangan Usaha dan Investasi, Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (PPHP) Kementerian Pertanian. “Desainnya sudah ada untuk mengembangkan dua desa ini sebagai desa wisata buah. Pelatihan selama empat hari ini salah satunya, kemudian kami juga akan bantu tanaman buahnya,” katanya.
Warga dua desa itu, kata dia, akan dilatih pula tentang pembuatan kerajinan yang diharapkan bisa semakin memacu masyarakat untuk mengembangkan potensi-potensi daerahnya secara kreatif.
“Semua orang ‘kan suka buah. Buahnya bisa dijual. Desa ini juga akan didatangi banyak orang berwisata. Harapannya, suatu hari bisa seperti Mekar Sari (di Jabar), namun dikelola banyak orang,” katanya.
Pengembangan dua desa wisata buah di Ungaran itu, kata dia, merupakan pengembangan dari program pemberdayaan masyarakat desa rempah yang sudah dilakukan oleh Sido Muncul sejak 2014 lalu.
Sementara itu, Kepala Desa Bergas Kidul Saiful Hadi mengatakan, “Selama ini, sudah banyak warga yang menanam tanaman buah, seperti alpukat, dan jeruk. Namun, belum dikelola baik. Padahal, Desa Bergas Kidul salah satu penyangga objek wisata Bandungan,” ungkapnya.
Makanya, ia sangat mengapresiasi kepedulian Sido Muncul membantu warga mengembangkan potensi desanya yang memiliki wilayah sekitar 383 hektare, dan 174 hektare di antaranya masih lahan kosong. Saiful menambahkan bahwa setidaknya ada lima dusun di Desa Bergas Kidul yang akan fokus dikembangkan untuk sentra wisata buah, yakni Krajan, Kemloko, Sruwen, Kebon Kliwon, dan Srumbung. (ss)

loading...
Click to comment
To Top