Dua Menteri ini Kemungkinan Kena Depak – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Dua Menteri ini Kemungkinan Kena Depak

JAKARTA- Ada kecurigaan lain di balik manuver Menteri BUMN, Rini Soemarno dengan Singapura. Rini diduga menjalin kontak dengan jejaring Cina perantauan yang sudah berkoordinasi dengan Beijing maupun Taiwan.

Pengamat Geopolitik, Hendrajit mengatakan, yang membuat kecurigaan itu masuk akal jaringan ini mempunyai hubungan dengan jejaring AS yang dibina Helliwel sejak Perang Dunia II. Saat ini, generasi itu berkembang terus hingga ketiga dan keempat.

“Dari Beberapa penelusuran data, terungkap jaringan Helliwel di Cina telah mengendalikan saluran dana tersamar untuk operasi rahasia di seluruh Asia Timur. setelah perang,” jelas Hendrajit kepada wartawan di Jakarta, Jumat (19/6).

Analisa Hendrajit, kerjasama yang diteken Rini dengan Singapura terkait pembangunan pusat data mirip dengan apa yang dilakukan oleh dinas rahasia AS.

“Saya malah jadi ingat ketika badan intelijen Amerika CIA sering menggunakan sel dinas rahasia dengan berkedok sebagai swasta,” terang dia.

Soal lain, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan mencopot pejabat terkait lambatnyadwelling time di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.  Mantan Gubernur DKI tersebut bahkan mengancam akan mencopot petugas lapangan hingga menteri yang enggan memperbaiki kondisi pelabuhan peti kemas. Lambatnya dwelling time telah menyebabkan kerugian hingga Rp 780 triliun per tahun.

Nah, menurut Hendrajit, jika mengacu pernyataan Presiden Jokowi tersebut, maka nasib Menteri BUMN, Rini Soemarno dan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan bakal terancam ditendang.

Dalam kasus geramnya Presiden terkait lambatnya dwelling time di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, terdapat dua kementerian yang membuat kebijakan di pelabuhan. Pertama yakni PT Pelindo II yang mempunyai lahan di pelabuhan itu di bawah Kementerian BUMN yang dipimpin Rini.

Kedua tentang arus pelayaran dan perizinan pelayaran itu di bawah kendali Dirjen Perhubungan Laut, yang notabene berada dalam lingkup Kementerian Perhubungan yang dikomandani Ignasisus Jonan. Namun, Jokowi belum mau mengungkap siapa pejabat yang akan dicopotnya itu. [sam]

To Top