Ada Hasrat Busuk Dibalik Dana Aspirasi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Ada Hasrat Busuk Dibalik Dana Aspirasi

JAKARTA – Penolakan terhadap Usulan Program Pembinaan Daerah Pemilihan (UP2DP) atau Dana Aspirasi sebesar RP 20 miliar per orang setiap tahunnya masih terus bergulir. Sebelumnya program ini sempat muncul di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, namun ditolak.

Kini program tersebut kembali dimunculkan dipemerintahan Presiden Joko Widodo. Beragam komentar pun muncul terkait dengan dana aspirasi ini. Seperti yang diungkapkan Wakil Ketua Komite IV DPD RI, Ghazali Abbad Adan.

“Kecuali memang ada hasrat busuk terselubung dalam upaya mendapat fee dan sejumlah persentasi dari program pembangunan yang dibiayai dengan dana aspirasi itu,” kata Ghazali, Minggu (21/6).

Dia menambahkan, tidak ada alasan bagi parlemen untuk dan atas nama program serta proyek pembangunan ikut mengelola anggaran pembangunan dengan judul dana aspirasi.

Menurut Ghazali, jika program tersebut bisa direalisasikan, akan terjadi duplikasi kerja serta campur aduk tugas legislatif dan eksekutif. Dia mengingatkan, tugas pokok dan fungsi parlemen adalah legislasi, budgeting, dan pengawasan.

“Karenanya saya menolak dana aspirasi itu dan dalam waktu yang bersamaan meminta pemerintah Jokowi-Kalla untuk juga tidak menyetujui dana aspirasi untuk lembaga legislatif dan dengan dana itu anggota legislatif ikut terlibat bagi-bagi uang atas nama ini dan itu,” jelas Ghazali. (ril/ps/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top