Antisipasi Spekulan, Mendag Perintahkan Bulog Operasi Pasar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ekonomi & Bisnis

Antisipasi Spekulan, Mendag Perintahkan Bulog Operasi Pasar

FAJARNONLINE, JAKARTA – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menduga spekulan telah mempermainakn harga daging sapi di pasaran. Olehnya itu, Bulog diizinkan melakukan operasi pasar daging sapi sebanyak 1.500 ton, dengan rincian 500 ton daging lokal dan 1.000 ton daging impor.

“Kenaikan harga itu penyebabnya ada dua, yaitu karena suplai dan distribusi. Nah, kalau suplai sudah mencukupi, tapi harga masih naik itu berarti distribusinya yang bermasalah, bisa karena infrastruktur atau ada spekulan yang bermain,” ujar Menteri Perdagangan Rachmat Gobel di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika beberapa waktu lalu, seperti dikutip dari INDOPOS (JPNN).

Seperti yang terjadi pada komoditas daging. Harga daging terus menunjukkan tren naik sejak awal tahun. Padahal, pemerintah telah mengeluarkan izin impor 250.000 sapi bakalan pada Maret dan 29.000 sapi siap potong pada April. Tak cukup dengan itu, pemerintah juga memberikan izin kepada Bulog untuk mengimpor 1.000 ton daging sapi.

Apalagi berdasar laporan Kementerian Pertanian, pasokan daging sapi seharusnya sangat berlebih. Potensi pasokan yang tersedia saat ini mencapai 228.000 ekor sapi, sementara kebutuhan normal hanya sekitar 45.000 ekor sapi. “Itu artinya stok atau pasokan sapi di dalam negeri seharusnya cukup untuk lima bulan ke depan,” terangnya.

Mengenai itu, Mendag mengaku sudah memanggil importir-importir sapi tersebut. Selain menanyakan soal seretnya realisasi impor, Mendag juga menggugat soal masih tingginya harga daging sapi di pasaran. “Tapi mereka berkilah, itu bukan urusan mereka lagi. Sebab, setelah impor langsung dikirim ke pedagang. Nah, ini yang salah. Sistem seperti ini yang dimanfaatkan spekulan,” ungkapnya.

Menurut Mendag, importir harus ikut bertanggung jawab memastikan sapi-sapi yang mereka beli dari luar negeri benar-benar dikirim sampai ke konsumen. Jika tidak, para spekulan berpotensi menahan stok sampai harga naik.”Saya minta mereka ikut tanggung jawab. Kalau tidak, jangan datang-datang lagi ke Kemendag minta izin impor. Atau nanti saya blacklist saja biar tidak bisa impor,” tegasnya.