PKL Musiman Setor Rp1 Juta kepada Polisi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

PKL Musiman Setor Rp1 Juta kepada Polisi

FAJARONLINE, MAKASSAR — Wajar saja pedagang kaki lima di depan Al-Markaz sulit diberantas. Ternyata pedagang musiman ini menyetor sejumlah uang kepada pihak kepolisian.

PKL di sepanjang pagar masjid Al Markaz Al Islami Makassar ada dua macam. Pedagang musiman yang hanya berjualan pada saat bulan puasa dan pedagang yang sudah bertahun- tahun menetap.

Namun, yang ditargetkan Pemkot untuk ditertibkan adalah PKL yang sudah lama menetap. Ada di Jalan Masjid Raya, ada juga di Jalan Sunu. Mereka yang berdagang musiman diberi kebijakan hingga malam takbiran. Setelah itu, mereka harus kosongkan tempat itu.

Hanya saja, para PKL musiman yang membuat lapak di depan masjid Al Markaz ternyata menyewa tempat tersebut. Mereka harus menyetor ke polsek setempat. Jumlahnya variatif. Mulai dari Rp600 ribu hingga Rp1 juta per bulan.

Pantauan FAJAR, Sabtu 20 Juni kemarin, puluhan lapak berjejer di depan Al Markaz di Jalan Masjid Raya hingga ke depan Hotel Rosalina. Mereka berjualan perlengkapan salat. Ada juga yang berjualan dompet, ikat pinggang hingga sandal.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah pedagang, untuk lapak yang berada di dalam kompleks Al Markaz merupakan tanggung jawab pengurus BPH masjid Al Markaz. Pedagang di luar pagar bukan kewenangan mereka. “Kita bayar di polisi, di sana dikumpul. Saya bayar Rp600 ribu per bulan. Termasukmi juga listrik, karena kita menyantol di sana,” ujar salah seorang pedagang yang minta namanya tidak disebutkan.

“Saya bayar Rp1 juta di petugas. Di dalam lebih mahal lagi dari pada di sini, jutaan juga,” tambah pedagang lain berambut gondrong. (lin-ver/iad)

Untuk selengkapnya, baca Harian Fajar dan Epaper edisi 21 Juni 2015

loading...
Click to comment
To Top