17 KUB Terima Bantuan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

17 KUB Terima Bantuan

BATANG, RAJA – Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindakop) menyerahkan bantuan hibah berupa mesin peralatan industri kecil kepada 17 kelompok usaha bersama (KUB).

Ke-17 KUB itu di antaranya Sri Mulyo, Sido Makmur, Mukti Mandiri, Sejahtera, SG, Dewi Sri, Bunga Kencana, Kenari, Bisma, Mentosari, Asri, Jaya Bersama, Batang Kerajinanku, Sejahtera, Devaza, dan maju Berkah, serta Alisa Jaya. Penyerahan dilakukan di aula kantor Bupati Batang Kamis (18/6).

Kepala Disperindakop Kabupaten Batang Jamal Abdul Naser mengatakan untuk bentuk kegiatan ada tiga jenis yakni kegiatan pengembangan dan pelayanan teknologi industri, kegiatan penguatan kemampuan industri berbasis teknologi dan kegiatan penguatan ekonomi masyarakat lingkungan hasil tembakau melalui bantuan sarana produksi. Dari tiga kegiatan tersebut dialoksikan untuk 17 Kelompok Usaha Bersama (KUB) dengan nilai sebesar Rp374.100.000, dengan bentuk kelompoknya yakni kelompok aneka makanan ringan, meubelair, konveksi, dan kerajinan.

Sedangkan jenis bantuan hibah peralatan yang diberikan kepada kelompok usaha bersama antara lain, planer/serut, hand drill/bor listrik, mesin cyrcle/gergaji, trimmer/profil, finishing sander, air compressor kecil, mesin belah, mesin bubut, jig saw, spray gun dan selang, mesin bobok, hand sealer, perajang singkong, kompor gas, mixer listrik, oven kue, genset, wajan besar, mesin pemarut singkong, alat press singkong, oven pengering, pengukus sedang, tabung gas 3 kg, mesin jahit, mesin bordir, dan mesin obras.

Dia menambahkan, tujuan bantuan tersebut yakni untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk yang berdaya saing. Meningkatnya penggunaan sumber daya alam lokal dan produksi dalam negeri. Semakin banyaknya industri kecil yang berbasis teknologi dan meningkatnya kesempatan berusaha dan kesempatan kerja serta pendapatan masyarakat.

Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo mengatakan penyerahan bantuan peralatan mesin industri kecil ini harus ada tim kreatif, karena selama ini tim kreatif Pemda tidak jalan, harusnya ada tim kreatif yang seperti kota-kota lain. Itulah yang memacu untuk pertumbuhan-pertumbuhan di sektor ekonomi. Tim kreatif ini biasanya dibawah Bappeda. “Bantuan ini jangan hanya ibarat bantuan habis pakai, bantuan ini ya harus bergulir dan selama ini tidak ada semacam itu,” tandasnya. (asn)

Click to comment
To Top