Dana Hibah Bonsel Berbentuk Gelondongan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Dana Hibah Bonsel Berbentuk Gelondongan

FAJARONLINE, WATAMPONE – Dana hibah yang dianggarkan Rp5 miliar untuk Bone Selatan (Bonsel) akan terus dialokasikan Pemkab Bone sampai daerah itu dimekarkan. Kepala Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Bone, Andi Fajaruddin mengatakan anggaran Rp5 miliar dalam bentuk gelondongan. Saat daerah tersebut resmi dimekarkan, pemerintah menunjuk pejabat karateker untuk membentuk struktur pemerintahannya sekaligus menjadi pemegang kekuasan atas pengelolaan keuangan daerah otonomi baru (DOB) tersebut. “Uang itu juga sebagian akan digunakan untuk operasional penyelenggaraan pemerintahannya. Kita hanya memberikannya secara gelondongan,” ujar Andi Fajar.

Bahkan dana hibah Rp5 miliar tersebut juga tidak bisa diintervensi pejabat daerah induk. Namun di sisi lain, daerah induk terus mengalokasikan dana ke DOB selama tiga sampai lima tahun. “Sebelum DPRD DOB baru tersebentuk, lampiran anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) menggunakan APBD mini. APBD-nya, merupakan bagian dari APBD daerah induk,” ujarnya.

Sayangnya, sampai sekarang pemekaran Bonsel belum bisa terealisasi. Berakhirnya masa jabatan anggota DPR RI periode 2009-2014 yang tergabung dalam Pansus pembahasan DOB membuat pemekaran Bonsel terkatung-katung. Padahal, sebelumnya Bonsel sudah masuk dalam salah satu DOB yang akan dimekarkan.

Sebelumnya, dalam perjalanan wacana pembentukan Bonsel kerap diiringi intervensi politik oleh para politikus lokal di daerah ini. Teranyar, sejumlah panitia pemekaran Bonsel menuding, bupati Bone, Andi Fahsar Padjalangi, menghalangi pembentukan Bonsel. Namun dalam berbagai kesempatan, mantan pejabat Pemprov Sulsel tersebut menepis tudingan miring yang dialamatkan kepadanya tersebut. (hen)

loading...
Click to comment
To Top