Tiga Tahun Jadi Tersangka, Berkas Bupati Maros Bolak-Balik Polda – Kejaksaan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Tiga Tahun Jadi Tersangka, Berkas Bupati Maros Bolak-Balik Polda – Kejaksaan

JAKARTA – Kasus dugaan korupsi pada sejumlah proyek di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai diusut kembali. Padahal, dalam kasus ini sudah ada tersangka yang ditetapkan, yakni Bupati Maros, Hatta Rahman. Bahkan, status tersangka yang disandang oleh Hatta sudah tiga tahun lamanya.

Tiga tahun lalu, Hatta Rahman telah ditetapkan oleh Polda Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) sebagai tersangka. Orang nomor satu di Maros itu diduga terlibat tindak pidana korupsi yang disangkakan. Salah satunya adalah proyek pengadaan lampu jalan di Kabupaten Maros.

Hal itu diungkapkan Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus ( Dir Tipeksus) Bareskrim Polri, Brigjen Victor Edi Simanjuntak di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (23/6). Kepada sejumlah awak media, Victor menjelaskan status tersangka Hatta Rahman yang sudah cukup lama.

“Bayangin saja berkas sudah tahap satu saat itu. Dan statusnya juga sudah jadi tersangka,” bebernya.

Saat ditanya kapan tepatnya status tersangka tersebut? Victor tidak terlalu ingat secara pasti. Yang pastinya, lanjut Victor, berkas Hatta Rahman sempat dianggap lengkap oleh Kepolisian. “Waktu itu sempat diserahkan ke Kejaksaan. Namun karena dianggap kurang lengkap maka berkas tersebut dikembalikan ke penyidik,” jelasnya.

Bahkan, pada saat itu, Mabes Polri sempat berkeinginan untuk mengambil alih penanganan kasus tersebut. Hal itu dikarenakan, penilaian Mabes Polri bahwa penyidik yang menangani kasus Hatta Rahman terkesan lamban.

“Akan tetapi setelah ditelusuri ternyata penyebab lambannya proses itu karena oleh perbedaan pendapat antara penyidik Kepolisian dan Kejaksaan. Tapi setelah kordinasi kita serahkan kembali ke Polda Sulselbar untuk menyelesaikan kasus ini,” tambahnya.

Karena sudah ada titik terang terkait perbedaan pendapat antara Kejaksaan dan Polisi, Victor pun memastikan kasus tersebut akan segela diselesaikan dan selanjutnya akan segera dibawa ke persidangan. Mabes Polri sendiri akan tetap memantau  penanganan kasus tersebut dan siap memberikan asistensi.

“Berkasnya segera akan dicukupi oleh penyidik Polda, dan segera mungkin berkasnya akan dikembalikan lagi ke kejaksaan untuk segera dibawa ke persidangan,” tutupnya. (hrm)

loading...
Click to comment
To Top