Waspada! Di Grobogan Ada 128 Lintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Waspada! Di Grobogan Ada 128 Lintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu

GROBOGAN – Banyaknya lintasan Kereta Api (KA) tanpa palang pintu menambah angka kecelakaan semakin tinggi. Hal ini menjadikan pekerjaan rumah (PR) yang lama baik oleh PT KAI maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Berbagai upaya untuk menekan angka kecelakan di perlintasan KA namun masih belum maksimal. Sehingga pada lebaran mendatang Pemkab Grobogan melalui pemerintah desa yang terdapat lintasan KA tanpa palang mengerahkan warganya untuk menjaga lintasan KA tanpa palang pintu.
Pemkab Grobogan melalui Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi (Dishubinfokom) Kabupaten Grobogan, tengah melakukan pendataan di sejumlah perlintasan rel kereta api (KA) tanpa palang di daerah itu. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dishubinfokom Grobogan Agung Sutanto SH MH. Pendataan ulang dimaksudkan untuk mengetahui peta rawan laka di perlintasan rel pada Lebaran nanti.
Agung mengatakan, bahwa data sementara, ada 139 perlintasan KA yang berlokasi antara lain di Kecamatan Tegowanu dan Gubug ada 83 titik, Gambringan-Geyer ada 18 titik dan Monggot-Lebonagung ada 38 titik. Perlintasan rel sebanyak itu, hanya 11 perlintasan yang ada palang pintu yang dipasang oleh PT KAI, papar Agung, Selasa (23/6).
Dalam menghadapi Lebaran nanti, 128 perlintasan yang tanpa palang pintu, rencana akan dijaga secara manual. “Kami akan bekerjasama dengan pemerintah desa setempat untuk menugaskan petugas Linmas untuk menjaganya sejak H-7 dan H+7 Lebaran,” terangnya.
Diakuinya, Pemkab Grobogan sudah beberapa kali mengusulkan kepada Dirjen Perkeretaapian agar perlintasan rel KA tanpa palang di Grobogan dibangun palang pengaman. Namun sampai sekarang belum ada tanggapan dari PT KAI.
Sementara itu Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Parno sependapat dengan Dishubinfokom yang akan bekerjasama dengan pemerintah desa setempat untuk menjaga perlintasan rel tanpa palang pintu.
“Kami juga akan mengerahkan sejumlah petugas Babinkamtibmas untuk memantau lokasi perlintasan tanpa palang. Sehingga diharapkan pada Lebaran nanti tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, karena pada H-7 dan H+7 Lebaran volume kendaraan dan masyarakat yang melintas cukup padat,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, sedikitnya ada tiga titik perlintasan tanpa palang yang dinilai paling rawan kecekalaan. Yaitu perlintasan Tegowanu, Sambung dan perlintasan arah Waduk Kedungombo.
“Sebenarnya kami juga sudah beberapa kali mengusulkan ke Pemkab Grobogan dan Dirjen Perkeretaapian. Namun sampai sekarang belum ada tanggapan dan realisasinya,” imbuh Parno. (Awg)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top