Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Pasar Kaliangkrik – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Pasar Kaliangkrik

MAGELANG, RAJA – Tim Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah dipimpin AKBP Rini Pujiastuti, menyelidiki penyebab kebakaran Pasar Kaliangkrik Kabupaten Magelang, Selasa (23/6) kemarin.

Tim Labfor tersebut melakukan olah tempat kejadian perkara sekitar satu jam dengan mengambil beberapa sampel sisa kebakaran.

Pasar Kaliangkrik terbakar pada Senin (22/6) malam sekitar pukul 24.00 WIB. Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 30 persen dari total bangunan pasar.

Rini Pujiastuti mengatakan untuk penyelidikan lebih lanjut pihaknya mengambil sampel sisa abu arang di tiga titik. “Nanti kami lanjutkan pemeriksaan di labfor untuk mengetahui hasilnya,” ucapnya.

Ia menuturkan salah satu sampel diambil dari almari seng yang terbakar, karena di situ panas, temperatur lebih tinggi dibanding lainnya.

“Kami belum mengetahui penyebab kebakaran, kalau belum dilakukan pemeriksaan laboratorium,” imbuhnya.

Ia mengatakan pemeriksaan laboratorium memerlukan waktu sekitar satu minggu untuk mengetahui hasilnya.

Kebakaran yang menghanguskan bangunan pasar bagian tenggara tersebut diperkirakan mengakibatkan kerugian ratusan juta rupiah.

Pasar tradisional Kaliangkrik di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, ini terbakar Senin (22/6) sekitar pukul 24.00 WIB.

Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar Kabupaten Magelang Asfuri Muhsis di Magelang, mengatakan Pasar Kalingkrik selama ini menampung sekitar 750 pedagang. Ia mengatakan belum dapat dipastikan penyebab kebakaran pasar tersebut.

“Kemungkinan sumber api karena arus pendek listrik,” katanya kemarin.

Menurut dia, kondisi bangunan pasar memang sudah tua, sebagian besar terbuat dari kayu yang sudah rapuh. Pasar tersebut rencananya diperbaiki pada 2017.

Ia mengatakan petugas dengan sigap melakukan pemadaman api yang membakar pasar itu. Sekitar 30 persen dari total bangunan terbakar, yang terdiri atas tujuh los dan delapan kios.

Ia menyebutkan los yang terbakar dengan rincian empat los pakaian, satu los kelontong, satu los daging, dan satu los untuk tukang cukur. (*)

loading...
Click to comment
To Top