Perwali Larangan Gudang Dalam Kota Mandul – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Perwali Larangan Gudang Dalam Kota Mandul

FAJARONLINE, MAKASSAR  – Komisi A DPRD Makassar yang membidangi masalah pemerintahan meminta kepada Pemerintah Kota itu agar bisa bertindak tegas dan menutup gudang yang tidak patuh terhadap aturan yang ada.

“Ada beberapa pengusaha yang kami panggil, tetapi tidak semua memenuhi panggilan itu. Pemanggilan untuk rapat dengar pendapat mengenai banyaknya masalah yang ditimbulkan gudang dalam kota,” tegas Ketua Komisi A DPRD Makassar Wahab Tahir, Rabu 24 Juni.

Ia mengaku bahwa, tugas dan fungsinya sebagai legislator sudah dijalankannya. Banyak cara telah dilakukannya agar menegakkan Peraturan Walikota (Perwali) nomor 20 tahun 2010 tentang larangan gudang dalam kota dan Peraturan Daerah (Perda) nomor 13 tahun 2009 tentang kawasan pergudangan terpadu.

” Kita minta ketegasan pemkot untuk tegas mengenai hal ini. Karena kami melihat pemkot tidak melakukan apa-apa seakan tutup mata, padahal kami sudah beberapa kali mengeluarkan rekomendasi penutupan,”‘ungkapnya.

Sudah beberapa kali, pihak legislator sudah merekomendasikan untuk penutupan gudang dalam kota itu. Namun, tidak ada realisasi yang diperlihatkan pemkot. ” Kita buka eksekutor tetapi kepengawasan, yang berhak menindaki itu adalah pemkot,” ungkapnya.

Penelusuran FAJAR, gudang dalam kota masih banyak ditemui seperti pada, di jalan Landak, Rappocini, Kandea, Sungai Saddang, Cenrawasih, Hertasning, Toddopuli Raya, Toddopuli Timur.

Anggota Komisi A lainnya yakni Jufri Pabe mensinyalir bahwa ada oknum pemerintah kota yang melakukan pembiayaran. Sehingga rekomendasi yang dikeluarkan dewan selalu mandul. ” Inikan aneh, sebenarnya ada apa. Padahal tugas dan fungsi kami sudah lakukan untuk menegakkan perwali tersebut, tetapi malah pemkot yang tidak bekerja,” sesalnya. (taq/wik)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top