Bejat! Nelayan ini Garap ABG Dalam Sampan Sambil Memancing – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Bejat! Nelayan ini Garap ABG Dalam Sampan Sambil Memancing

SIMEULUE – SUM (38) yang merupakan warga Desa Matanurun, Kecamatan Teupah Tengah terpaksa harus meringkuk dibalik jeruji besi. Pasalnya, SUM yang berprofesi sebagai nelayan ini seorang gadis di bawah umur alias ABG, inisial YU (16), di atas perahu sambil memancing, di kawasan perairan Desa Matanurung.

Awalnya YU takut untuk menceritakan kejadian yang menimpanya. Namun, setelah diinterogasi oleh aparat Desa Matanurung dan warga, akhirnya gadis belia yang tidak menyelesaikan bangku Sekolah Dasar itu pun buka mulut. Akhirnya pengakuan ini dilaporkan kepada pihak berwajib, dan SUM langsung ditangkap dan dijebloskan ke dalam terali besi Polres Simeulue, Selasa (16/6) lalu.

Kapolres Simeulue, AKBP Edi Bastari menjelaskan pelaku telah berkeluarga dan memiliki empat orang anak. Anak pertama tersangka merupakan teman sepermainan korban, dan pelaku mengaku melakukannya atas dasar suka sama suka.

“Perbuatannya memang bejat, dia garap anak dibawah umur, dalam sampan sambil memancing di laut”, kata Edi Bastari.

Isteri dan keluarga besar SUM, telah merestui pria itu menikahi YU, setelah terbongkar perbuatan bejatnya. Namun pihak aparat desa Matanurung, tetap bersikukuh untuk dilakukan proses hukum, karena dinilai tidak wajar dan YU masih di bawah umur.

“Meskipun dia mengaku suka sama suka dan telah direstui isteri dan keluarganya untuk menikahi YU, tapi anak itu masih di bawah umur karenanya dapat dijerat UU Perlindungan Anak, dan saat ini sipelaku sudah kita lakukan penahanan”, tegasnya.

Sementara YU masih trauma dan ketakutan, kini dalam pihak pengawasan unit perlindungan anak, Polres Simeulue. Ditemui di ruang Kasatreskrim Polres Simeulue, SUM mengungkapkan telah berpacaran dengan YU, sekitar satu tahun.

[NEXT-FAJAR]

Kejadian bermula saat SUM sengaja membujuk YU untuk memancing ikan ke laut dengan perahu sampan, sejak pagi hari hingga sore hari, sekitar satu bulan lalu.

“Saya tidak ingat lagi, tanggal dan harinya, tapi sekitar satu bulan lalu, saya dan dia ke laut memancing sambil main-main dengan sampan saya. Pas setengah hari, saya dan dia melakukan hubungan itu,” kata SUM.

Sejumlah sumber menyebut, perbuatan SUM tercium oleh warga Desa Matanurung, ketika sore hari menjelang maghrib, YU masih berada di pantai desa setempat. Warga dan aparat Desa Matanurung langsung menginterogasi YU. Akhirnya, YU mengakui telah disetubuhi SUM di atas perahu di laut sambil memancing. Kemudian warga dan aparat Desa melaporkan ke Polres Simeulue. (ahi/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top