H-10 Jelang Lebaran Tidak Ada Lagi Buka Tutup Jalan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

H-10 Jelang Lebaran Tidak Ada Lagi Buka Tutup Jalan

GROBOGAN, RAJA – Pembangunan jalan di sepanjang ruas jalan raya Tegowanu-Purwodadi Kabupaten Grobogan Jawa Tengah cukup membuat arus lalu lintas macet. Pemandanagn ini hampir tiap hari terlihat di sepanjang jalur tersebut. Sehingga guna mengurai kemacetan dibuatlah sistem buka-tutup jalan.

Hingga kini masih ada beberapa titik kemacetan arus lalulintas karena adanya perbaikan jalan yang dilakukan Balai Pelaksana Teknis (BPT) Bina Marga Jateng Wilayah Purwodadi dan BPT Semarang Timur. Antara lain ruas Jalan Raya Purwodadi-Semarang ada tujuh titik, Purwodadi-Solo satu titik, Purwodadi-Blora tujuh titik, dan Purwodadi-Pati ada tiga titik. Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Grobogan AKBP Indra Darmawan Iriyanto melalui Kasat lantas Polres Grobogan AKP Parno.
“Di beberapa titik jalan yang tengah diperbaiki tersebut hampir seluruhnya terjadi kemacetan karena harus dilakukan buka tutup jalan. Bahkan di ruas jalan Purwodadi-Semarang kemacetannya cukup panjang dan lama. Jika sampai pada H-10 Lebaran proyek belum selesai, kami minta pengerjaannya dihentikan dan tidak lagi dilakukan buka tutup,” pinta Kasatlantas.
Polres Grobogan memberi ‘deadline’ kepada seluruh pelaksana proyek peningkatan jalan raya sudah menyelesaikan pekerjaannya pada H-10 Lebaran. Pasalnya, mulai pada hari itu volume kendaraan yang melewati Grobogan akan meningkat tajam sekitar 30 persen dari hari biasa, karena menjadi jalur alternatif arus lalulintas Semarang-Surabaya dan sebaliknya.
“Pada H-10 Lebaran, arus lalulintas diperkirakan cukup padat. Jalur Semarang-Purwodadi-Blora-Bojonegoro dan sebaliknya akan dijadikan jalur alternatif untuk mengurai kepadatan arus lalulintas Pantura Semarang-Demak-Kudus-Pati-Rembang-Surabaya dan sebaliknya pada Lebaran nanti,” jelas AKP Parno
Sementara itu Kepala Balai Pelaksana Teknis (BPT) Bina Marga Jateng Wilayah Purwodadi, Ir Barkah Widiharsono MT, menjelaskan, proyek peningkatan jalan beton berulang (cor) saat ini pengerjaannya sudah dikebut oleh pelaksana proyek.
“Kami sudah mengimbau semua pelaksana proyek agar paling lambat pada H-7 dan H+7 Lebaran tidak ada lagi kegiatan proyek, dan tidak ada lagi dilakukan buka tutup jalan,” tandas Barkah. (Awg)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ragam

H-10 Jelang Lebaran Tidak Ada Lagi Buka Tutup Jalan

GROBOGAN, RAJA – Pembangunan jalan di sepanjang ruas jalan raya Tegowanu-Purwodadi Kabupaten Grobogan Jawa Tengah cukup membuat arus lalu lintas macet. Pemandanagn ini hampir tiap hari terlihat di sepanjang jalur tersebut. Sehingga guna mengurai kemacetan dibuatlah sistem buka-tutup jalan.

Hingga kini masih ada beberapa titik kemacetan arus lalulintas karena adanya perbaikan jalan yang dilakukan Balai Pelaksana Teknis (BPT) Bina Marga Jateng Wilayah Purwodadi dan BPT Semarang Timur. Antara lain ruas Jalan Raya Purwodadi-Semarang ada tujuh titik, Purwodadi-Solo satu titik, Purwodadi-Blora tujuh titik, dan Purwodadi-Pati ada tiga titik. Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Grobogan AKBP Indra Darmawan Iriyanto melalui Kasat lantas Polres Grobogan AKP Parno.
“Di beberapa titik jalan yang tengah diperbaiki tersebut hampir seluruhnya terjadi kemacetan karena harus dilakukan buka tutup jalan. Bahkan di ruas jalan Purwodadi-Semarang kemacetannya cukup panjang dan lama. Jika sampai pada H-10 Lebaran proyek belum selesai, kami minta pengerjaannya dihentikan dan tidak lagi dilakukan buka tutup,” pinta Kasatlantas.
Polres Grobogan memberi ‘deadline’ kepada seluruh pelaksana proyek peningkatan jalan raya sudah menyelesaikan pekerjaannya pada H-10 Lebaran. Pasalnya, mulai pada hari itu volume kendaraan yang melewati Grobogan akan meningkat tajam sekitar 30 persen dari hari biasa, karena menjadi jalur alternatif arus lalulintas Semarang-Surabaya dan sebaliknya.
“Pada H-10 Lebaran, arus lalulintas diperkirakan cukup padat. Jalur Semarang-Purwodadi-Blora-Bojonegoro dan sebaliknya akan dijadikan jalur alternatif untuk mengurai kepadatan arus lalulintas Pantura Semarang-Demak-Kudus-Pati-Rembang-Surabaya dan sebaliknya pada Lebaran nanti,” jelas AKP Parno
Sementara itu Kepala Balai Pelaksana Teknis (BPT) Bina Marga Jateng Wilayah Purwodadi, Ir Barkah Widiharsono MT, menjelaskan, proyek peningkatan jalan beton berulang (cor) saat ini pengerjaannya sudah dikebut oleh pelaksana proyek.
“Kami sudah mengimbau semua pelaksana proyek agar paling lambat pada H-7 dan H+7 Lebaran tidak ada lagi kegiatan proyek, dan tidak ada lagi dilakukan buka tutup jalan,” tandas Barkah. (Awg)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top