Kementerian Kominfo Pantau Jaringan Seluler Jelang Mudik Lebaran – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Teknologi

Kementerian Kominfo Pantau Jaringan Seluler Jelang Mudik Lebaran

FAJARONLINE, JAKARTA – Dalam rangka mengantisipasi peningkatan trafik telekomunikasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1436 H, Kementerian Kominfo (Kemenkoinfo) melalui Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) bersama Penyelenggara Telekomunikasi Seluler akan melakukan Pengecekan (Drive Test dan Stationary Test) Kesiapan Jaringan Bergerak Seluler untuk Mudik Lebaran 2015.

Humas Kemenkominfo Ismail Cawindu mengatakan,Drive Test dilakukan untuk memastikan performance jaringan bergerak seluler sesuai yang dipersyaratkan pada Peraturan Menteri Nomor 16 Tahun 2013 tentang Standar Pelayanan Jasa Teleponi Dasar pada Jaringan Bergerak Seluler.

“Yang diuji pada Drive Test Kesiapan Jaringan Bergerak Seluler Mudik Lebaran 2015 meliputi pengukuran layanan panggilan, SMS, dan layanan data sepanjang rute mudik,” ujarnya seperti yang tertulis dalam siaran pers.

Dijelaskan,yang diamati dari Drive Test adalah kuat daya pancar dan daya terima handset (coverage), tingkat kesuksesan akses jaringan voice SMS (success call) dalam satu operator (on-net) maupun lintas operator (off-net), tingkat kontinuitas voice SMS (drop call/not delivered) dalam satu operator (on-net) maupun lintas operator (off-net) dan kualitas download dan speed layanan internet (data throughput)

“Layanan panggilan suara, melakukan panggilan selama satu menit dengan jeda sepuluh detik dan diulang selama rute perjalanan. Untuk layanan data, melakukan unduh file 10 MB dan diulang selama rute perjalanan, dan untuk alat ukur drive test digunakan ponsel,” katanya.

Lanjut dia, Stationary Test dilakukan pada lokasi keramaian seperti Bandara, Stasiun KA, Dermaga dan tempat publik lainnya. Selain itu, dilakukan juga pengecekan kesiapan layanan lainnya seperti pelayanan pelanggan & call center, distribusi voucher, network operation center (command center).

“Lancarnya pelayanan komunikasi dan Informasi akan berdampak baik pada upaya menurunkan angka kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa,” ungkapnya.

Dari evaluasi  angkutan lebaran tahun 2013, jumlah kecelakaan lalu lintas sebesar 3.512 kecelakaan dan pada tahun 2014 turun 18.05 persen  menjadi 2.878. Korban meninggal dunia pada tahun 2013 sebanyak 765 jiwa, dan pada tahun 2014 sebanyak 619 jiwa atau turun 19,08 persen.

“Kita berharap dengan semakin lancarnya komunikasi dan semakin baiknya pelayanan informasi akan memberikan manfaat bagi masyarakat agar terhindar dari kecelakaan pada saat mudik lebaran sehingga angka kecelakaan dan korban jiwa bisa semakin menurun,” tutupnya.

 

 

loading...
Click to comment
To Top