Pantas Harimau Sumatera jadi Incaran, Ternyata Harga Kulitnya Sangat Mahal – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Pantas Harimau Sumatera jadi Incaran, Ternyata Harga Kulitnya Sangat Mahal

JAMBI – Perburuan liar harimau Sumatera masih terus dilakukan oleh pemburu-pemburu yang tidak bertanggung jawab. Seharusnya, harimau Sumatera yang menjadi ciri khas Indonesia khususnya Sumatera ini dilindungi mengingat habitatnya yang mulai berkurang.

Namun, hal itu tidak berlaku oleh para pemburu. Betapa tidak, harga kulit harimau Sumatera yang telah diawetkan sangat menggiurkan mencapai puluhan juta rupiah.

Baru-baru ini Polda Jambi berhasil menangkap penjual kulit harimau Sumatera yang telah diawetkan Senin malam (22/6). Ketiganya adalah A. Latif, 58, pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) yang beralamat di Legok, Kota Jambi; Heri Supeno, 40, warga Muara Bulian, Kabupaten Batanghari; dan Thoha, 49, warga Pemayung, Kabupaten Batanghari.

Mereka ditangkap tim Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimus) Polda Jambi bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi.

Ketiganya ditangkap saat menunggu pembeli di wilayah Desa Karmeo, Kecamatan Bathin XXIV.

Kabidhumas Polda Jambi Kombespol Almansyah menyatakan, berdasar informasi yang diterima BKSDA Jambi, bakal ada transaksi jual-beli kulit harimau sumatera di wilayah Bathin XXIV, Kabupaten Batanghari. Informasi tersebut ditindaklanjuti BKSDA dengan berkoordinasi ke Polda Jambi.

“Tim Subdit IV Ditreskrimsus Polda Jambi bersama BKSDA berhasil menangkap tiga penjual itu Senin malam. Salah satunya mengaku pensiunan PNS Pemprov Jambi. Namun saat ini, kami masih menyelidiki dari mana mereka mendapat kulit harimau tersebut” kata Almansyah, Rabu (24/6).

Menurut seorang penyidik, pelaku menjual kulit harimau tersebut hingga Rp 50 juta. Hasil menguliti harimau dan cara menyimpannya sangat rapi,’’ ungkap penyidik yang enggan namanya disebutkan.

Almansyah menambahkan, pelaku memasukkan kulit harimau tersebut ke dalam toples. Kata dia, kalau dibentangkan, panjang kulit itu mencapai 2 meter. Ada pula plastik hitam yang berisi tulang harimau seberat lebih dari 2 kg.

Pelaku ditangkap beserta barang bukti berupa kulit dan tulang harimau yang disimpan dengan rapi. Petugas juga mengamankan tiga sepeda motor.

“Ketiga pelaku dijerat pasal 21 ayat (2) huruf b dan d jo pasal 40 ayat (2) UU No 5/1990 tentang Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem jo pasal 55 ayat (1) KUHP. Ancaman hukumannya lima tahun penjara,” jelas Almansyah. (cr01/JPG/c5/diq/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top