Kembangkan UKM, Pemkot Seriusi Ovop – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Kembangkan UKM, Pemkot Seriusi Ovop

MAGELANG, RAJA – Pemkot Magelang optimis melalui program One Village One Product (OVOP) bisa menjadi salah satu upaya memperhatikan nasib usaha kecil menengah (UKM) agar makin berkembang.

Tahun 2015 ini, Pemkot Magelang berkomitmen menseriusi OVOP UKM mainan. OVOP tersebut difokuskan pada Kelurahan Jurangombo Utara dan Jurangombo Selatan. Untuk mendukungnya jugatelah dibentuk Koperasi OVOP bernama Hasta Mandiri pada akhir Desember 2014 lalu.

Kabid Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Magelang, Sri Rejeki Tentami Arsih, mengungkapkan saat ini anggota koperasi cukup banyak. Dia merinci, ada 35 unit usaha dengan 90 tenaga kerja didalamnya.

“Perkembangan UKM dengan berbasis OVOP luar biasa. Pembinaan kita lebih gampang, karena satu produk satu lokasi saja,” katanya, kemarin.

Jumlah itu juga dirasa cukup. Tidak menutup kemungkinan, jika nantinya ada diversifikasi produk lain, maka pihaknya akan meningkatkan lagi. “Sebelum OVOP mainan, kita sudah memiliki OVOP tahu dan kerupuk,” ujarnya.

Ia  menegaskan bukan pada sisi pembinaan saja yang di tekankan, perhatian dinas terkait dalam hal ini Diskoperindag juga menfokuskan pada bantuan modal, bantuan alat, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan-pelatihan.

“Jadi bahan baku itu sudah disiapkan oleh koperasi,” jelasnya.

Keuntungan OVOP juga tak hanya dirasakan oleh pihaknya saja, UKM dalam hal ini juga diuntungkan. “Tidak ada diantara UKM yang lepas dari pantauan kami, termasuk pelatihan dan pembinaan, dan apapun itu, karena sudah berada di satu tempat,” ungkap Temi.

Menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN (MEA), kualitas mainan memang harus diutamakan. Pihaknya telah mengusulkan 6 UKM mainan yang berkaitan dengan alat permainan edukatif (APE) harus bersertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI). “6 UKM yang kami usulkan, ada 3 yang lolos SNI,” sebutnya.

Dia menambahkan, upaya sertifikasi SNI pihaknya itu mendapatkan dukungan dan fasilitas dari Kementerian Perdagangan. Harapannya, dengan hal ini UKM mainan dapat bersaing dengan produk dari luar. (mgl)

loading...
Click to comment
To Top