Target Yang Penting Menang, Hendi-Ita Tancap Gas – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Target Yang Penting Menang, Hendi-Ita Tancap Gas

SEMARANG, RAJA – Pasangan bakal calon walikota dan wakil walikota Semarang, Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti langsung tancap gas pascaturunnya rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan. Mereka membentuk tim pemenangan yang dipimpin langsung Wakil Ketua DPC PDIP Kota Semarang, Supriyadi. Bukan hanya itu, pasangan ini juga segera melakukan deklarasi.

“Kami menunjuk Supriyadi sebagai Ketua tim sukses lalu segera melakukan deklarasi. Tetapi untuk waktu dan tempat deklarasi belum kami tentukan,” ujar Hendi — sapaan akrab Hendrar Prihadi –, kepada wartawan di Kantor DPC PDIP kemarin.
Hendrar didampingi sejumlah kandidat bakal calon yang telah mendaftar di PDIP, seperti Bambang Hoesodo, Hevearita, Widhi Handoko, Dio Hermansyah, dan Kadarlusman.
Meskipun telah ditunjuk oleh DPP PDIP, Hendi mengaku belum menerima surat rekomendasi hingga saat ini. “Kami tinggal menunggu hitam di atas putih saja,” kata Hendi yang masih menjabat sebagai Walikota Semarang hingga Juli mendatang.
Hendi menyatakan akan segera melakukan pergerakan secara massif serta menggerakkan mesin partai untuk memenangkan pasangan yang diberi nama “Hendita” atau Hendrar Prihadi-Havearita G.
Saat jumpa wartawan, hadir juga para pengurus DPC dan ranting. Hendi mengatakan, semua tim nantinya akan bersatu padu. Dia juga bersyukur karena semua kandidat yang telah mendaftar di PDIP, meski tidak mendapat rekomendasi, siap masuk dalam tim pemenangan.
Saat ditanya terkait target, Hendi pun sesumbar akan memenangkan Pilwalkot. “Saya optimis akan menang. Kalau targetnya berapa persen, yang penting menang. Satu suara pun bisa memenangkan Pilwalkot,” ujarnya.
Sementara Ita — sapaan akrab Hevearita Gunaryanti –, mengaku bahagia mendapat rekomendasi untuk mendampingi Hendi. Meski dirinya bukan kader PDIP, namun setelah mendaftar di PDIP, maka akan berjuang untuk partai ini.
Meski bukan kader, namun Ita sebenarnya bukan “orang lain” bagi partai ini. Ita merupakan istri dari Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng yang juga pengurus DPD PDIP Perjuangan, Alwin Basri.
Ditunjuknya Hendi-Ita sebagai pasangan yangakan maju dalam Pilwalkot 9 Desember mendatang, nampaknya disikapi positif oleh kandidat balon yang tidak terpilih yang telah mendaftar di PDIP.
Sikap legowo tersebut terlihat dalam prescon yang di gelar di Kantor DPC PDI Perjuangan, Jumat (26/6) siang. Nampak para kandidat bakal calon kainnya seperti Bambang Hoesodo, Widhi Handoko, Dio Hermansyah dan Kadarlusman duduk berjajar menyampaikan dukungannya terhadap pasangan terpilih. Meskipun rekomendasi tidak mereka peroleh.
“Apapun yang terjadi, adalah bagaimana kita mengawal beliau (Hendi-Ita, Red), yakni atas dasar nasib kebersamaan. Sebab di luar kita masih ada calon walikota lain yang juga terus berjuang, sehingga kita harus bersatu,” ujar Bambang Hoesodo.
Bambang memotivasi kedua kandidat yang memperoleh rekomendasi untuk menatap perjuangan kedepan yang masih panjang. Hal yang sama juga disampaikan Widhi Handoko.
Menurutnya para kandidat yang tak memperoleh rekomendasi harus bersikap gentlemen. “Sejak awal saya siap atas apapun keputusan PDI Perjuangan. Ini merupakan dinamika politik, harus ada yang terpilih dan tak terpilih. Saya pribadi siap membantu PDI Perjuangan untuk memenangkan Pilwakot Semarang 2015,” tegasnya.
Begitu pula yang diungkapkan Dio Hermansyah. “Sekarang ini kita harus bersatu untuk memenangkan pasangan ini. Jangan sampai Semarang sebagai basis PDIP justru kalah, harus menang,” tutur Dio.
Kadarlusman juga mengungkapkan hal serupa. “Saya yang notabene kader yang berjuang dari nol, kalah dengan bakal calon Wakil Walikota yang baru saja kelihatan kemarin. Saya harus legowo dan tetap mendukung Hendi,” kata Kadarlusman.
Sikap para kandidat yang tetap mendukung ini, disambut baik oleh Hendi dan Ita. “Ini adalah awal perjuangan. Saya senang dan bangga, Pak Hendi bisa mempersatukan kandidat untuk merasa saling memiliki. Dulunya kami berkompetisi tetapi sekarang saling membantu menjadi tim, tidak ada rasa permusuhan namun yang ada hanya rasa saling membantu, bersatu menjadi satu tim,” ujarnya.
Terpilihnya Ita memang bukan hal yang mengagetkan. Sebelumnya, dari 12 bakal calon wakil walikota yang mendaftar di PDIP, empat di antaranya lolos dikirim ke DPP. Mereka adalah Hevearita, Widhi Handoko, Dio Hermansyah, dan Kadarlusman. Dari empat nama itu, dua nama cukup menguat, yaitu Ita dan Widhi.
Ketua Bapilu DPD PDIP Jateng Agustina Wilujeng sebelumnya mengatakan, dipilihnya Ita karena faktor popularitas dalam survey. “Kenapa dipilih Ita, lebih karena faktor popularitas dalam survey. Selain itu saat ini memang eranya perempuan untuk bersaing dalam persaingan politik. Maka dipilihlah Ita untuk mendampingi Hendi di Pilwakot Semarang 2015,” tegas Agustina Wilujeng yang juga Sekretaris DPD PDIP.
Usai rapat dengan pengurus PDIP, Hendi kemudian mendatangi pusat Gemstone di Pasar Dargo Semarang. Hendi juga tak sungkan untuk menawar beberapa batu akik yang dijajakan di sana. Politisi PDIP ini seakan ingin berbagi kebahagiaan bersama pedagang setempat setelah dirinya dicalonkan lagi oleh PDIP pada Pilwalkot mendatang. Para pedagang pun memanfaatkan waktu untuk berfoto bersama orang nomor satu di Pemerintah Kota Semarang tersebut. (yon)

Click to comment
To Top