Kubu Agung Bela Rio – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Kubu Agung Bela Rio

FAJARONLINE, MAKASSAR — Perseteruan antara kubu Aburizal Bakrie dan Agung Laksono bakal makin runcing.  Kubu Agung akan melawan keputusan DPP Partai Golkar kubu Aburizal memberhentikan Andi Rio Padjalangi sebagai anggota DPR-RI.

Pemberhentian Rio sebagaimana tercantum dalam surat yang diteken oleh Ketua Umum DPP Golkar Aburizal Bakrie dan Sekretaris Umum, Idrus Marham, mempertimbangkan beberapa hal. Di antaranya, Rio terjaring razia Badan Narkotika Nasional (BNN) di salah tempat karaoke hotel di Jalan AP Pettarani, Makassar, 7 Juni lalu. Insiden ini dianggap DPP Golkar sebagai bentuk pelanggaran etika sebagai anggota DPR RI.

Andi Rio digerebek bersama beberapa pria dan wanita, lalu dilakukan tes urine dalam penggerebekan tersebut. Selain terjaring dalam razia BNN, DPP juga menganggap Rio melanggar karena terlibat dalam penyerangan ruang fraksi Partai Golkar di DPR RI, 30 Maret lalu. Akibat penyerangan tersebut, kinerja fraksi partai Golkar sempat terganggu.

Menanggapi keputusan ini, Golkar kubu Agung langsung bereaksi. Melalui Ketua Bidang Hukum dan HAM, Laurent Siburian, mereka akan mengambil langkah pembelaan. Pemecatan kader, menurut Laurent, tak bisa dilakukan begitu saja. “Inilah kelemahan orang-orang di kubu Ical. Dengan gampang mereka memecat kader. Padahal, ada mekanisme. Untuk seorang anggota dewan, tentu harus melalui pertimbangan Mahkamah Partai,” sebut Laurent, malam tadi.

Pakar politik, Dr Arief Wicaksono menilai, kejadian yang menimpa Andi Rio Padjalangi secara politik tidak mempunyai dampak serius bagi partai. Apalagi untuk helatan pilkada di Sulsel. Kalaupun berimbas ke partai, lebih pada kepengurusan DPP Golkar maupun kursi di DPR RI. (nas-taq/har-ian)

Click to comment
To Top